Senin, 14 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Featured

Tarif Baja Era Trump Tegaskan Baja sebagai Instrumen Geopolitik, Krakatau Steel Tangkap Peluang Penguatan Industri Strategis Nasional

Berita Istana
Last updated: Kamis, 12 Maret 2026 23:01 11:01:37 pm
By Berita Istana
Share
5 Min Read
SHARE

Dinamika perdagangan global yang semakin menjadikan tarif baja sebagai instrumen geopolitik membuka peluang strategis bagi penguatan industri baja nasional. Bagi PT Krakatau Steel (Persero) Tbkp/Krakatau Steel Group erubahan ini menegaskan pentingnya baja sebagai komoditas strategis bernilai ekonomi tinggi sekaligus fondasi ketahanan industri.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Dr. Akbar Djohan, menegaskan bahwa realitas global tersebut harus dibaca sebagai peluang untuk memperkuat fondasi industri baja nasional secara berkelanjutan.

“Baja kini diakui secara global sebagai komoditas strategis yang menentukan ketahanan industri dan ekonomi suatu negara. Bagi Krakatau Steel, ini menjadi momentum untuk memperkuat posisi sebagai industri baja nasional yang berdaya saing, efisien, dan mampu mendukung agenda pembangunan jangka panjang Indonesia,” ujar Dr. Akbar Djohan yang juga menjabat sebagai Chairman Indonesia Iron & Steel Industry Association (IISIA) dan Chairman Asosiasi Logistik & Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA).

Momentum bagi Penguatan Daya Saing Baja Nasional 

Bagi Krakatau Steel Group, perubahan lanskap global ini mempertegas nilai strategis baja nasional sebagai tulang punggung pembangunan dan ketahanan ekonomi. Pergeseran dari rezim perdagangan netral menuju rezim berbasis kepentingan nasional menciptakan ruang bagi negara untuk memperkuat industri bajanya secara lebih terintegrasi. 

Dr. Akbar Djohan menambahkan, penguatan industri baja nasional juga berperan penting dalam menjaga kepercayaan investor, karena menunjukkan adanya arah kebijakan yang konsisten dalam melindungi sektor strategis dari volatilitas geopolitik global. 

Broker Lokal dengan Layanan 24 Jam Customer Support di Indonesia
Peringati Hari Kartini, Frontliner BRI Kantor Cabang Khusus Tampil Beda dengan Pakaian Nasional
Ketika Aset Jadi Solusi: Cara Baru Menghadapi Kebutuhan Dana Tanpa Kehilangan Kepemilikan
India Sebut Kunjungan PM Modi ke Indonesia Tinggalkan Kesan Mendalam

Tarif Berubah Fungsi: Dari Instrumen Ekonomi ke Bahasa Kekuasaan 

Pengamat Industri Baja dan Pertambangan, Widodo Setiadharmaji dari Steel & Mining Insights menjelaskan bahwa kebijakan tarif Amerika Serikat di era Presiden Donald Trump, termasuk ancaman terhadap negara-negara Eropa dan NATO terkait isu Greenland, menunjukkan bahwa perdagangan baja global tidak lagi sepenuhnya bergerak dalam logika pasar. Baja kini diposisikan sebagai instrumen kekuasaan dan keamanan nasional, sebuah realitas yang harus dibaca sebagai sinyal bisnis dan strategi jangka panjang bagi industri baja Indonesia.

Widodo menilai bahwa kasus Greenland menandai babak baru dalam perdagangan global, di mana tarif digunakan sebagai alat tekanan politik, bukan lagi sekadar koreksi distorsi pasar. “Untuk pertama kalinya secara sangat terbuka, tarif tidak lagi dikaitkan dengan dumping atau lonjakan impor, tetapi dijadikan tuas untuk memengaruhi sikap politik negara lain. Dalam konteks ini, perdagangan telah bertransformasi menjadi bahasa kekuasaan,” ujar Widodo.

Menurutnya, akses pasar Amerika Serikat kini diperlakukan sebagai leverage strategis, bahkan untuk isu yang berada di luar domain perdagangan. Pergeseran ini mengaburkan batas antara kebijakan ekonomi, keamanan nasional, dan politik luar negeri.

Ketahanan Industri dan Kedaulatan Ekonomi 

Pergeseran perdagangan baja global ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional, hilirisasi industri, dan kemandirian sektor strategis. Industri baja tidak lagi dapat diposisikan semata sebagai entitas bisnis, tetapi sebagai instrumen kedaulatan ekonomi.

Dalam konteks ini, Krakatau Steel terus mendorong transformasi bisnis, efisiensi operasional, serta penguatan pasar domestik sebagai basis pertumbuhan jangka panjang. Strategi tersebut tidak hanya menjawab tantangan global, tetapi juga memastikan bahwa industri baja nasional menjadi bagian integral dari arsitektur ketahanan ekonomi Indonesia. 

Dengan dinamika global yang semakin menempatkan baja sebagai komoditas strategis, Krakatau Steel Group memandang penguatan industri baja nasional bukan sekadar respons defensif, melainkan peluang bisnis untuk membangun industri yang tangguh, bernilai tambah tinggi, dan relevan dalam peta kepentingan strategis global.

About Krakatau Steel Tbk

Sekilas Tentang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk merupakan perusahaan manufaktur baja terintegrasi yang didirikan pada 31 Agustus 1970. Selain bergerak di sektor industri baja, Krakatau Steel Group juga mengembangkan bisnis kawasan industri terpadu, kepelabuhanan, logistik, penyediaan air industri, penyediaan energi melalui pembangkit listrik, serta sejumlah ventura bersama dengan perusahaan Korea dan Jepang.

Saat ini, Krakatau Steel berkomitmen menjalankan transformasi perusahaan melalui program KS Reborn dengan semangat “Revolutionary Movements: Committed to Transform”, yang difokuskan pada penguatan tata kelola, transparansi, pengembangan human capital, penguatan bisnis hilir, serta optimalisasi bisnis infrastruktur guna membangun kepercayaan pemangku kepentingan dan menarik investor.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Jelang Puncak Lebaran, KAI Logistik Perkuat Kesiapan Operasional Layanan Pengiriman
Next Article Harga Emas Hari Ini Bergerak Volatil, Dupoin Futures Proyeksikan Target $5.231
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Waspadai XAUUSD Menuju 4.237
Berita Istana
Superstar Agency Hadirkan 700+ Kreator dan 50+ Brand dalam Superstar Affiliate Revolution di Surabaya
Berita Istana
HEBOH! Website DPRD Sragen Dibobol, JDIH DPRD Diduga Berhasil Dijebol Anak Usia 17 Tahun
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Kementerian Dalam Negeri Gelar Rapat Kerja Bersama K/L untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Menuju Target 8 Persen
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?