Rabu, 30 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Godrej Consumer Products Dorong Kolaborasi Lintas Ekosistem untuk Perkuat Dampak Keberlanjutan

vritimes
Last updated: Rabu, 1 Juli 2026 10:27 10:27:10 am
By vritimes
Share
5 Min Read
SHARE

Upaya keberlanjutan tidak berhenti ketika sebuah produk keluar dari pabrik. Justru, tantangan terbesar sering kali muncul setelah produk digunakan konsumen. Hal itu disampaikan Wahyu Radita atau Dita, Head of Corporate Communications, Sustainability and Culture Godrej Consumer Products Indonesia, dalam sesi “Activating Corporate Infrastructure for Shared Sustainability Impact” pada Global Sustainable Development Congress (GSDC) 2026 di ICE BSD City, Rabu (24/6/2026).

Menurut Dita, banyak perusahaan telah membuat kemajuan dalam operasional internal. Namun, dampak terbesar justru sering berada di luar kendali langsung perusahaan, terutama setelah produk digunakan konsumen.

“Ketika produk kami sudah dikirim dan berada di luar sana, di situlah kompleksitas sebenarnya dimulai,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa diskusi mengenai keberlanjutan di kalangan perusahaan Fast-Moving Consumer Goods (FMCG) kini telah berkembang. Jika sebelumnya fokus utama berada pada pengelolaan dampak lingkungan di dalam operasional perusahaan, kini perhatian mulai meluas ke seluruh siklus hidup produk, termasuk pengumpulan, pemulihan, dan daur ulang kemasan setelah digunakan konsumen.

“Percakapannya telah berkembang dari yang semula berfokus pada operasi internal menjadi lebih luas, karena ketika berbicara tentang siklus hidup produk, dampak yang kami hasilkan melampaui dinding pabrik,” kata Dita.

Membangun ekosistem untuk ekonomi sirkular

Dita menilai salah satu tantangan terbesar saat ini adalah belum tersedianya ekosistem yang terintegrasi untuk mendukung target ekonomi sirkular.

Dua Demokrasi, Satu Ruang Digital Bersama: Makna Kunjungan Modi ke Jakarta bagi Pedagang Kecil dan Konsumen Indonesia
Polres Sintang Gelar Kegiatan Polisi Sahabat Anak, Kapolres Sintang Sambut Hangat Kehadiran Anak TK
Dana Renovasi Rumah Terwujud, Cek Pendanaan Tunai BRI Finance Berikut Ini
Dugaan Harley “Bodong” Bimanata Disorot, Caption Instagram Dinilai Arogan: Publik Ingat Kasus Mario Dandy

Menurutnya, kondisi saat ini masih menunjukkan ekosistem yang terfragmentasi, sehingga berbagai pihak yang memiliki tujuan serupa belum dapat bekerja secara optimal dalam satu sistem yang terhubung.

“Saat ini lingkungannya masih berupa ekosistem yang terpecah-pecah,” katanya.

Dalam konteks tersebut, Godrej mendukung penguatan kebijakan Extended Producer Responsibility (EPR) di Indonesia yang mendorong produsen untuk bertanggung jawab terhadap limbah pasca konsumsi. Namun, ia menekankan bahwa regulasi perlu diiringi kesiapan infrastruktur dan dukungan berbagai pemangku kepentingan.

“Tidak ada resep rahasia. Kami juga masih terus belajar,” ujar Dita saat menjelaskan perjalanan perusahaan dalam membangun kolaborasi terkait pengelolaan limbah.

Godrej Consumer Products Indonesia saat ini bekerja sama dengan instansi pemerintah, organisasi non-pemerintah, serta mitra pengelolaan dan daur ulang sampah untuk membangun sistem yang dapat mendukung pengumpulan dan pemulihan kemasan pasca konsumsi.

Meski masih dalam skala terbatas, Dita berharap model kolaborasi tersebut dapat berkembang lebih luas dan melibatkan lebih banyak pihak.

Keberlanjutan sebagai peluang bisnis

Dalam sesi yang sama, para pembicara sepakat bahwa keberlanjutan tidak lagi dapat dipandang sebagai aktivitas terpisah dari strategi bisnis.

Chris Eng, Head of Strategy for Group Community Financial Services di Maybank, menjelaskan bagaimana sektor perbankan dapat mendorong perubahan perilaku konsumen melalui pembiayaan kendaraan listrik dan produk rumah tangga hemat energi.

Menurutnya, masih ada persepsi bahwa keberlanjutan dan profitabilitas merupakan dua hal yang saling bertentangan, padahal keduanya dapat berjalan beriringan.

Sementara itu, CEO EcoMatcher Bas Fransen menyebut keberlanjutan sebagai peluang bisnis jangka panjang. Melalui platform yang dikembangkan EcoMatcher, perusahaan dapat mendukung program penanaman pohon yang terverifikasi sekaligus meningkatkan keterlibatan pelanggan dan karyawan.

“Keberlanjutan adalah peluang bisnis,” kata Fransen.

Ia menambahkan bahwa perusahaan yang mampu mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam model bisnisnya akan memiliki posisi yang lebih kuat di masa depan.

Perlu keseimbangan antara regulasi dan insentif

Meski semakin banyak perusahaan yang berkomitmen terhadap keberlanjutan, Dita menilai tantangan terbesar saat ini adalah investasi yang diperlukan untuk membangun inisiatif dalam skala besar.

Ketika ditanya hambatan apa yang ingin ia hilangkan jika memiliki “tongkat ajaib”, Dita menyoroti perlunya keseimbangan antara kewajiban regulasi dan insentif bagi pelaku usaha.

“Jika ada satu hal yang ingin saya ubah, itu adalah keseimbangan antara kewajiban regulasi dan insentif bagi pelaku usaha,” katanya.

Menurutnya, semakin banyak perusahaan sebenarnya ingin terlibat dalam inisiatif keberlanjutan. Namun, dukungan kebijakan dan insentif yang tepat akan membantu mendorong partisipasi dalam skala yang lebih besar.

“Saya berharap lebih banyak perusahaan bergabung dalam inisiatif keberlanjutan,” ujarnya.

Para panelis sepakat bahwa keberhasilan agenda keberlanjutan ke depan tidak hanya bergantung pada komitmen masing-masing perusahaan, tetapi juga pada kemampuan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem yang terhubung dan saling mendukung dalam menciptakan dampak yang lebih besar.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Tebar Kebahagiaan di Bulan Muharam, YBM BRI RO Jakarta 1 Ajak Anak Yatim Belajar dan Berwisata Edukatif di Jakarta Aquarium Safari
Next Article Perusahaan Wellness AS, Nutrivance Wellness, Resmi Ekspansi ke Indonesia dan Luncurkan Nutrivance Creatine Monohydrate
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Heboh! Tambang Ilegal Galian C Merusak di Belakang Ikon Wisata Embung Karangbajang Gemolong, Sragen
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono Sikat Dugaan Praktik Oplos Elpiji Subsidi di Bangil
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Mengelola Pembubuhan e-Meterai Dokumen Perusahaan di Satu Akun ezSign
Berita Istana
Produksi Beton Precast Secara Efisien dan Ramah Lingkungan, Precast Plant WSBP Prambon Raih Sertifikat Standar Industri Hijau
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?