SRAGEN – Pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, periode 2026–2034, berlangsung lancar dan kondusif pada Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang digelar di Balai Desa Gilirejo Baru tersebut diikuti sejumlah calon dari tiga unsur keterwakilan, yakni perwakilan perempuan, Kebayanan I, dan Kebayanan II.
Pemilihan dimulai pukul 09.00 WIB untuk keterwakilan perempuan. Selanjutnya, pemilihan perwakilan Kebayanan I dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, sedangkan pemilihan perwakilan Kebayanan II berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai.
Dari hasil penghitungan suara, nama Slamet Widodo, yang akrab disapa Dawir, berhasil memperoleh suara terbanyak untuk keterwakilan Kebayanan I dengan raihan 17 suara. Widodo berhasil memperoleh suara lebih tinggi dibandingkan dua calon lainnya, yakni Teguh Djoko Tjahjono Guru SDN 05 yang memperoleh 14 suara dan Sugiyanto, mantan Ketua BPD, yang memperoleh 9 suara. Dengan demikian, Widodo unggul 8 suara atas Sugiyanto.
Hasil tersebut menjadi perhatian tersendiri karena Widodo merupakan sosok muda yang sebelumnya belum terlalu dikenal sebagai tokoh politik desa. Namun, dukungan masyarakat dalam pemilihan BPD menunjukkan bahwa usia bukan menjadi satu-satunya ukuran dalam menentukan pilihan.
Sosok Widodo yang dikenal ramah, baik dan mudah bergaul dinilai mampu mendapatkan kepercayaan masyarakat. Sikapnya yang disebut selalu berkomitmen dalam menjalankan berbagai hal juga menjadi salah satu modal sosial yang membuat dirinya mendapatkan dukungan cukup besar.
Kemenangan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa sosok muda seperti Widodo mampu bersaing dengan figur yang telah lebih dahulu dikenal masyarakat. Dalam pemilihan kali ini, ia mampu memperoleh suara terbanyak di antara kandidat lainnya.
Hasil Perolehan Suara
Perwakilan Perempuan:
Nurmaidah – 8 suara
Dinda Dessy Bela Istika – 12 suara
Septi Munawaroh – 3 suara
Perwakilan Kebayanan I:
Sugiyanto – 9 suara
Teguh Djoko Tjahjono – 14 suara
Slamet Widodo – 17 suara
Perwakilan Kebayanan II:
Purwanto – 17 suara
Hartono – 3 suara
Joko Prayitno – 8 suara
Ali Ahmadi – 12 suara
Adapun para peserta pemilihan anggota BPD Desa Gilirejo Baru periode 2026–2034 terdiri dari keterwakilan perempuan, yakni Nurmaidah, Dinda Dessy Bela Istika, dan Septi Munawaroh.
Sementara untuk keterwakilan Kebayanan I terdapat Sugiyanto, Teguh Djoko Tjahjono, dan Slamet Widodo. Sedangkan keterwakilan Kebayanan II diikuti Purwanto, Hartono, Joko Prayitno, dan Ali Ahmadi.
Selama proses pemilihan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Seluruh tahapan pemungutan hingga penghitungan suara dapat berjalan dengan tertib.
Sementara itu, Tri Wahyudi selaku Bhabinkamtibmas Polsek Miri menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan pemilihan BPD.
Ia berharap seluruh rangkaian pemilihan dapat berjalan dengan lancar, aman, serta tetap menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat.
Ketua Panitia Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ahmadi, S.Sos, menyampaikan harapannya agar seluruh tahapan pemilihan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, serta menjunjung tinggi asas kejujuran, keadilan, dan transparansi.
“Kami berharap seluruh masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijak serta bersama-sama menjaga situasi yang kondusif selama proses pemilihan berlangsung. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun persatuan, kerukunan, dan kebersamaan masyarakat harus tetap menjadi prioritas,” ujar Ahmadi.
Ia juga berharap siapa pun yang nantinya terpilih sebagai anggota BPD dapat mengemban amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab serta menjalin sinergi yang baik dengan Pemerintah Desa demi kemajuan desa.
“Setelah proses pemilihan selesai, kami berharap seluruh calon maupun pendukung dapat menerima hasilnya dengan lapang dada. Kepada anggota BPD yang terpilih, kami berharap dapat bekerja sama secara harmonis dengan Pemerintah Desa, menjadi mitra yang konstruktif dalam menjalankan fungsi pengawasan, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, serta bersama-sama membangun desa agar semakin maju, sejahtera, dan bermanfaat bagi seluruh warga,” pungkas Ahmadi.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Polsek Miri BRIBKA Tri Wahyudi mengimbau seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama proses Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berlangsung.
“Kami mengajak seluruh warga untuk menggunakan hak pilih dengan bijaksana serta menjaga suasana tetap aman, tertib, damai, dan kondusif. Jangan mudah terprovokasi oleh isu maupun informasi yang belum tentu benar. Siapa pun yang nantinya terpilih merupakan pilihan masyarakat yang harus kita hormati bersama demi kemajuan desa,” ujar Tri Wahyudi saat ditemui di Kantor Balai Desa.
Tri juga berpesan agar seluruh calon, pendukung, maupun masyarakat tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan, saling menghormati perbedaan pilihan, serta mengutamakan musyawarah dalam menyelesaikan setiap persoalan. Menurutnya, persatuan dan kekompakan warga merupakan modal utama untuk mewujudkan pembangunan desa yang lebih maju, aman, dan sejahtera.
Dengan selesainya proses pemilihan, para calon yang mendapatkan amanah diharapkan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota BPD dengan baik serta menjadi wadah aspirasi masyarakat Desa Gilirejo Baru selama periode 2026–2034.(Tim:Red)

