Minggu, 28 Jun 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Dari Ikan Pesmol ke Tabulla Rasa: Evolusi Resto Bandung yang Diam-Diam Ditiru Banyak Orang

Berita Istana
Last updated: Rabu, 4 Februari 2026 20:35 8:35:39 pm
By Berita Istana
Share
4 Min Read
SHARE

Bandung, restoran dengan menu warisan nusantara bukan hal yang langka. Tapi restoran yang berani keluar dari pakem tanpa kehilangan akar, jumlahnya jauh lebih sedikit. Tabulla Rasa adalah salah satunya.

Restoran ini bukan pemain baru. Selama lebih dari 20 tahun, dapurnya dikenal lewat nama Ikan Pesmol Cianjur. Sebuah tempat makan yang bagi banyak orang Bandung sudah seperti rumah kedua. Ikan pesmolnya jadi rujukan, rasanya konsisten, dan pengunjungnya lintas generasi. Dari makan keluarga hari Minggu sampai jamuan bisnis yang butuh rasa aman.

Hari ini, dapur yang sama hadir dengan wajah baru bernama Tabulla Rasa. Bukan untuk meninggalkan Sunda, tapi untuk melangkah lebih jauh. Tabulla Rasa memosisikan diri sebagai restoran Indonesia dengan sentuhan Sunda. Artinya, tradisi tetap jadi fondasi, tapi eksplorasi rasa Nusantara diberi ruang untuk berkembang.

Pendekatan ini terasa jelas di menu-menunya. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Ikan Goreng Bumbu Mabu. Sebuah sajian yang mempertemukan dua wilayah yang secara geografis berjauhan. Sambal matah dari Bali dan sambal dabu-dabu dari Sulawesi Utara disatukan dalam satu piring. Hasilnya bukan sekadar fusion, tapi dialog rasa. Segar, pedas, aromatik, dan tetap membiarkan ikan jadi bintang utamanya.

Tabulla Rasa juga dikenal sebagai tempat lahirnya sate ikan gurame. Jauh sebelum menu ini ramai diadaptasi oleh berbagai restoran di kota-kota lain, Tabulla Rasa sudah lebih dulu menyajikannya sebagai bagian dari eksplorasi rasa berbasis ikan air tawar. Gurame diolah tanpa duri, dibakar perlahan dengan bumbu maranggi yang legit dan dalam, menghadirkan rasa yang akrab sekaligus berkarakter.

Menu ini menjadi favorit karena kesederhanaannya. Mudah dinikmati, tidak merepotkan, dan terasa dibuat dengan niat. Bukan sekadar gimmick, melainkan solusi bagi siapa pun yang ingin menikmati ikan tanpa ribet, namun tetap kaya rasa. Sebelum mencoba berbagai versinya di tempat lain, banyak yang menyarankan untuk mencicipi originalnya lebih dulu, langsung dari dapur tempat menu ini pertama kali diperkenalkan.

16 Bulan Tanpa Kejelasan, Warga Tagih SP2HP Kasus Dana Desa yang Dilimpahkan Kajati Riau ke Kajri Rohil
Indonesia Berbenah: Dari Retorika Arogansi Menuju Retorika Urgensi
Subsidi EV Bergulir Juni 2026, Pengamat: Momentum Bangun Industri Baterai NMC Nasional
FLOQ Raih Penghargaan Yudhistira dari CFX atas Akuntabilitas dan Integritas Tertinggi

Nama Tabulla Rasa sendiri bukan dipilih tanpa alasan. Berasal dari konsep tabula rasa, gagasan bahwa manusia datang ke dunia sebagai lembar kosong. Filosofi ini diterjemahkan ke pengalaman makan. Pengunjung datang tanpa ekspektasi berlebihan, lalu membiarkan rasa yang berbicara. Pelan-pelan, makanan membuka indera, mencairkan suasana, dan membuat obrolan mengalir lebih jujur.

READ  Orang Tua Siswa Keluhkan Sulitnya Daftar SMP di Bekasi: NISN Tidak Terbaca Sistem SPMB

Di tengah budaya makan cepat dan tren kuliner yang sering datang lalu pergi, Tabulla Rasa mengambil posisi berbeda. Ia tidak mengejar sensasi sesaat. Ia memilih konsistensi, kedalaman rasa, dan hubungan jangka panjang dengan pengunjungnya.

Lebih dari dua dekade bertahan di Bandung bukan kebetulan. Tabulla Rasa hidup dari dapur yang terjaga, bahan yang dipilih dengan serius, dan pemahaman bahwa makanan punya peran sosial. Menghangatkan keluarga, mempertemukan orang-orang, dan menjadi alasan untuk duduk lebih lama di meja yang sama.

Untuk siapa pun yang mencari pengalaman kuliner Indonesia yang relevan, jujur, dan berakar, Tabulla Rasa layak masuk daftar. Bukan hanya sebagai restoran menu nusantara, tapi sebagai potret bagaimana tradisi bisa tumbuh tanpa kehilangan jati diri.

Tabulla Rasa berlokasi di jalan Soekarno Hatta No. 88, Bandung dan di jalan Setiabudi No. 85, Bandung.

Tentang tabulla rasa

Tabulla Rasa adalah restoran Indonesia yang berakar pada tradisi kuliner Sunda, lahir dan tumbuh di Bandung selama lebih dari 20 tahun. Berawal dari dapur yang dikenal lewat Ikan Pesmol Cianjur, Tabulla Rasa bertransformasi menjadi ruang makan yang merangkul kekayaan rasa Nusantara, tanpa meninggalkan identitas Sunda yang kuat.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Tinjau Proses Normalisasi Sungai Kuranji di Sumatera Barat, Menteri PU Pastikan Progres Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sesuai Rencana
Next Article KAI Daop 1 Jakarta dan Komunitas Sadulur Spoor Ajak Warga Bekasi Berbudaya Disiplin di Perlintasan Sebidang
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
Dekan FIKOM Unitomo Paparkan Perkembangan Fakultas dan Sejarah Berdirinya Kampus
Berita Istana Daerah
BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
Berita Istana
Lintasarta dan OpenClaw Perkuat Ekosistem Agentic AI untuk Percepat Transformasi Industri Indonesia
Berita Istana
5 CRM Indonesia Terbaik Berdasarkan Ulasan Pengguna
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI

You May also Like

Berita Istana

KAI Daop 2 Bandung Ajak Masyarakat Berperan Serta Jaga Keselamatan Perjalanan Kereta Api

Rabu, 17 Juni 2026 14:16
Berita Istana

Respon Cepat, Koordinasi Tepat, Skor Kepuasan Pelanggan WSBP Naik Lagi jadi 91,9

Selasa, 5 Mei 2026 11:18
Berita IstanaPT. BERITA ISTANA NEGARA

Satgas Yonif 408/Sbh dan Masyarakat Tumbupur Satukan Hati Lewat Olahraga Bersama

Jumat, 29 Agustus 2025 09:09
Berita IstanaPendidikan

Dana BOS di Kabupaten Blitar Diduga Dipakai Sekolah Untuk Belanja Buku Ilegal

Senin, 8 September 2025 17:18
Show More
  • More News:
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA SEMARANG
  • BERITA ISTANA POLDA JATENG
  • BERITA ISTANA BOYOLALI
  • BERITA ISTANA SOLO
  • BERITA ISTANA POLRES SRAGEN
  • BERITA ISTANA PAPUA
  • BERITA ISTANA KARANGANYAR
  • BUPATI SRAGEN
  • BERITA ISTANA BALI
  • BERITA ISTANA JABAR
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir

©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana.
Design by ADJDEV

Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?