Semarang – DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jawa Tengah tengah bersiap menggelar acara akbar Gebyar Tani Merdeka yang akan berlangsung pada 28–30 November 2025 di . Berbagai rangkaian kegiatan, pameran produk petani, hingga seminar pertanian modern telah dipersiapkan panitia untuk menyuksesikan agenda besar tersebut.
Beberapa hari sebelum acara dimulai, persiapan dilakukan secara intensif oleh internal DPW, termasuk pengecekan langsung di lokasi acara. Salah satu yang terjun memastikan kesiapan adalah Rois Hidayat SH C.Me, selaku Devisi Hukum Tani Merdeka sekaligus komisaris di . Ia meninjau langsung area GOR, mengecek alur stand pameran, tata panggung, hingga kesiapan teknis lainnya.
“Kami pastikan seluruh detail acara siap dan berjalan maksimal. Gebyar Tani Merdeka bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum bagi petani untuk unjuk karya dan memperkuat gerakan kemandirian pangan,” ujar saat ditemui usai pengecekan lokasi.
Acara tiga hari ini akan menghadirkan pameran produk unggulan petani dari berbagai daerah, pelatihan pupuk organik, diskusi teknologi pertanian, hingga dialog interaktif mengenai peningkatan kesejahteraan petani di Jawa Tengah. Sejumlah komunitas petani milenial dan pelaku UMKM pertanian juga dijadwalkan ikut meramaikan kegiatan tersebut.
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Jawa Tengah menyebut Gebyar Tani Merdeka menjadi momentum penting untuk memperkuat jaringan antarpetani dan mendorong inovasi di sektor pertanian modern. Panitia menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi ruang edukasi serta inspirasi bagi masyarakat luas.
Puncak acara pada 30 November akan ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada petani berprestasi serta deklarasi bersama menuju penguatan kedaulatan pangan masyarakat Jawa Tengah.
Dengan seluruh persiapan yang kini hampir rampung, Gebyar Tani Merdeka di GOR Semarang diproyeksikan menjadi salah satu kegiatan pertanian terbesar di penghujung tahun 2025.(iTO)