Senin, 14 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaDaerah

Polemik Peternakan Sapi di Desa Dawuhan Sengon, Warga Teriak “Tebang Pilih”

Berita Istana
Last updated: Minggu, 6 Juli 2025 18:53 6:53:13 pm
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

Pasuruan, 5 Juli 2025 — Warga Desa Dawuhan Sengon, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, mengeluhkan bau menyengat dan limbah dari aktivitas peternakan sapi perah yang diduga tidak memiliki instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Kondisi ini menimbulkan keresahan, terutama terkait dugaan pembuangan limbah langsung ke aliran sungai yang melintasi pemukiman dan lahan pertanian warga.

Fakta penting terkait limbah kotoran sapi menunjukkan bahwa meskipun merupakan limbah organik yang berasal dari sisa makanan ternak, kotoran sapi mengandung mikroorganisme yang berpotensi mencemari lingkungan bila tidak dikelola dengan baik. Di sisi lain, limbah ini juga bisa dimanfaatkan menjadi pupuk organik maupun biogas, yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan.

Namun, realitas di lapangan menunjukkan sebaliknya, Salah satu warga Desa Dawuhan Sengon yang hanya memelihara lima ekor sapi di kandang miliknya, dipanggil pihak Kecamatan Purwodadi karena diketahui membuang limbah kotoran ke sungai kecil dekat area persawahan. Warga tersebut, yang sehari-hari bekerja mencari rumput, dikabarkan ketakutan dan tidak memenuhi panggilan pihak kecamatan.

“Warga itu hanya peternak kecil, tapi langsung dipanggil oleh kecamatan. Sampai sekarang dia takut ke mana-mana,” ujar salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya saat ditemui tim wartawan di sebuah warung kopi di Desa Dawuhan Sengon.

Kritik keras datang dari salah satu warga lain, M. Nul, yang menyayangkan sikap tebang pilih yang ditunjukkan oleh pemerintah setempat. Ia membandingkan perlakuan terhadap peternak kecil tersebut dengan sikap kecamatan terhadap perusahaan besar, PT. Nawa Sena Perkasa (NSP), yang memiliki ratusan ekor sapi.

“PT. NSP sudah lama membuang limbah kotorannya ke sungai, mulai dari wilayah Dawuhan Sengon hingga Kejayan. Tapi tidak ada tindakan tegas. Bahkan panggilan dari kecamatan pun tidak pernah terdengar,” tegas M. Nul, yang mengaku pernah dipanggil kecamatan dua bulan lalu untuk membahas persoalan ini.

Bayar Listrik, Air, dan Internet dalam Satu Aplikasi, Lebih Praktis untuk Kebutuhan Bulanan
Lihat Pin Prioritas, Berikan Kursi dan Bantuan Saat Dibutuhkan
Cara Top Up Game Pakai QRIS Lebih Cepat & Praktis
Peluang Futures Kripto di Indonesia Masih Besar, Bittime Tekankan Pentingnya Edukasi

Menurut warga, perlakuan tidak adil ini berpotensi memicu konflik sosial antara peternak rakyat dan perusahaan besar, apabila tidak segera ditangani secara objektif dan profesional.

Warga meminta pihak kecamatan dan dinas terkait, termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Peternakan, untuk turun tangan dan menegakkan aturan secara adil tanpa pandang bulu. Penindakan terhadap pelanggaran lingkungan harus dilakukan secara menyeluruh demi menjaga keseimbangan lingkungan dan keadilan sosial.

(Tim Investigasi Berita Istana)


 

TAGGED:BERITA ISTANA JATIMBERITA ISTANA PASURUAN
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Heboh….!! Terungkap Lokal Perpustakaan di SDN Anaoma Diduga Tidak Ada, Anggaran Pemeliharaan Terus Muncul dari Tahun 2020 hingga 2024
Next Article Tiga Media Sebarkan Berita Hoaks di Polda Bali, Warsito: Jangan Jadi Media Bodrex, Belajarlah dari Media Besar!
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Tips Menabung DP Mobil Pertama di Usia 30 Tahun
Berita Istana
Barantum CRM Hadirkan Fitur Broadcast dan AI Agent untuk Channel Lainnya
Berita Istana
Abu Vulkanik Sampai Jakarta, Warga Tak Perlu Cemas Soal Kualitas Air PAM JAYA
Berita Istana
KALOG Express Layani Lebih dari 8.000 Ton Barang, Tertinggi Sepanjang 2026
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?