Senin, 14 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaDaerahTNI & POLRI

Tiga Media Sebarkan Berita Hoaks di Polda Bali, Warsito: Jangan Jadi Media Bodrex, Belajarlah dari Media Besar!

Berita Istana
Last updated: Senin, 7 Juli 2025 08:09 8:09:39 am
By Berita Istana
Share
7 Min Read
SHARE

Denpasar, 7 Juli 2025 – Tiga media daring dinilai menyebarkan berita hoaks terkait dugaan intimidasi terhadap jurnalis yang melibatkan seorang Polwan dari Propam Polda Bali. Kritik keras disampaikan oleh Warsito, sosok yang dikenal sering meluruskan informasi miring di ruang publik.

Warsito menilai pemberitaan yang dimuat tiga media tersebut telah melanggar prinsip dasar jurnalisme karena tidak mengedepankan konfirmasi dari pihak-pihak yang diberitakan. Ia menyebut tindakan itu sebagai bentuk ketidakprofesionalan yang berpotensi mencoreng dunia pers.

“Dalam pemberitaan tiga media di Bali seminggu yang lalu, tidak ada konfirmasi kepada pihak yang bersangkutan. Menurut kami, itu adalah berita hoaks. Kami berharap kepada rekan-rekan media agar lebih akurat dalam menyajikan berita, jangan hanya bersumber dari ‘katanya-katanya’,” tegas Warsito kepada awak media, Kamis (7/7/2025).

Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik agar tidak dicap sebagai media tidak kredibel.

“Sebagai jurnalis, kita harus memahami dan menjalankan kode etik jurnalistik agar tidak dicap sebagai media Bodrex, media abal-abal, atau bahkan media bodong. Belajarlah dari media-media besar yang kredibel,” sambungnya.

Peristiwa Berawal dari Video Ketegangan di Lapangan, Warsito mengaku sebagai orang pertama yang menyaksikan langsung isi dari video berdurasi 1 menit 4 detik yang memicu polemik. Dalam video tersebut, tampak seorang wanita yang diketahui merupakan anggota Polwan dari Propam Polda Bali meluapkan ketidaknyamanannya karena merasa direkam diam-diam oleh seorang pria.

SUCOFINDO Perluas Kolaborasi Internasional dengan China Quality Certification Centre
ITSEC Asia (IDX:CYBR) dan PT Len Industri (Persero) Satukan Kekuatan Teknologi dan Talenta untuk Perkuat Ketahanan Siber Indonesia
Ingin Punya Tas Branded dengan Harga Lebih Terjangkau? Coba Ikuti Luxury Bag Auction deGaiya Setiap Senin dan Kamis
BPAN Jawa Tengah Pergoki Truk Muatan Solar Subsidi di Jalan Purwodadi–Semarang, Arifin: Lapor Polisi Tak Direspon

“Kamu jangan-jangan video saya! Saya nggak ada urusan sama kamu, kenapa kamu videokan saya? Matiin! Sudah, matiin!” ucap wanita tersebut dalam video dengan nada tegas.

Situasi semakin memanas saat wanita tersebut memperingatkan dengan suara lantang:

“Kalian ada apa? Jangan main-ancam-ancam di WhatsApp! Kalau memang ada yang salah, silakan dilaporkan saja. Gak usah main backup!”

Pria yang merekam langsung menjawab singkat, “Iya, maaf… saya matiin,” seraya menghentikan perekaman.

Kejadian tersebut diketahui berlangsung saat perayaan HUT Bhayangkara ke-79, yang kemudian viral di media sosial dan diberitakan tanpa verifikasi oleh tiga media online.

Identitas Tiga Media yang Disebut Sebarkan Hoaks, Menurut Warsito, pada sore hari tanggal 1 Juli 2025, tiga media langsung menerbitkan berita yang menyudutkan Polwan Polda Bali tanpa melakukan upaya klarifikasi, baik kepada pihak kepolisian maupun wartawan yang terlibat dalam konflik tersebut.

Warsito menyebut, berdasarkan penelusuran, ketiga media ini juga belum menunjukkan komitmen administratif sebagai perusahaan pers yang profesional dan kredibel.

Berikut tiga media yang dimaksud: 1. mitraadhyaksa.com, dikelola oleh PT. Cipta Media Adhyaksa, berkedudukan di Way Kanan, Lampung. 2. sergap86.id, dikelola oleh PT. Sergap Delapan Enam Berjaya, berkedudukan di Tanggamus, Lampung. 3. cyberpokri.id, dikelola oleh PT. Girimukti Multimedia Internasional, berkedudukan di Semarang, Jawa Tengah.

Warsito berharap, ke depan tidak ada lagi pemberitaan sepihak yang mengabaikan prinsip verifikasi. Ia menegaskan bahwa media adalah pilar demokrasi yang harus bertanggung jawab menyampaikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sengketa Jurnalis di Bali, Polwan: Saya Cegah Keributan, Bukan Intimidasi

Denpasar, 6 Juli 2025 | Isu dugaan intimidasi yang melibatkan seorang anggota polisi wanita (Polwan) dari Propam Polda Bali terhadap jurnalis Radar Bali menuai polemik di tengah masyarakat. Menanggapi pemberitaan yang beredar, Aipda PT, yang disebut dalam tudingan tersebut, memberikan klarifikasi dan membantah keras adanya tindakan intimidasi.

Dalam pernyataannya kepada Radar Bali melalui pesan WhatsApp pada Minggu malam (6/7), Aipda PT menyampaikan bahwa dirinya justru berusaha melerai perdebatan antara dua jurnalis yang terlibat adu mulut di Lapangan Renon, Denpasar.

Saya berharap media besar seperti Radar Bali tidak memuat berita yang menyimpang dari faktanya hanya karena sentimen pribadi antara salah satu oknum media. Perlu saya garis bawahi bahwa pada saat itu tidak pernah saya melakukan intimidasi,” tegas Aipda PT.

Menurutnya, kejadian tersebut terjadi secara spontan saat dirinya kebetulan melintas di lokasi dan melihat dua orang jurnalis saling berdebat sembari merekam satu sama lain. Ia mengaku khawatir konflik tersebut akan berkembang menjadi kekerasan fisik, sehingga ia mengambil inisiatif untuk menenangkan situasi.

“Saya tanyakan ada apa ini? Saya sampaikan agar mereka secara dewasa dapat menyikapi permasalahan. Kalau merasa ada yang tidak berkenan, silakan lapor secara resmi,” ungkapnya.

Setelah memberikan arahan agar situasi mereda, kedua jurnalis mematikan handphone masing-masing. Aipda PT kemudian memberi nasihat agar mereka tidak membuat kegaduhan di ruang publik. Selain itu, ia juga menegur salah satu dari mereka karena melanggar aturan lalu lintas dengan berboncengan tanpa helm saat melintasi gapura utama, padahal Kapolda dan para pejabat utama (PJU) masih berada di lapangan.

“Saya melakukan semua itu tidak ada kaitannya dengan kepentingan apa pun. Murni menegur karena saya melihat langsung di lokasi dan tidak ingin masyarakat terganggu,” katanya lagi.

Namun, Aipda PT mengaku kecewa karena niat baiknya justru disalahartikan dan dijadikan bahan pemberitaan yang menurutnya tidak berdasar.

“Sayangnya, itikad baik saya malah diterjemahkan sebagai intimidasi. Sampai terbit berita fitnah seperti itu,” ujarnya dengan nada kesal.

Di sisi lain, salah satu jurnalis bernama Dede, yang terlibat dalam perselisihan tersebut, juga angkat bicara. Ia mengaku mendapat perlakuan kurang menyenangkan dari wartawan Radar Bali.

“Sejak awal, pihak dari Radar Bali sudah berbicara tidak sopan dan merendahkan. Tidak mencerminkan profesionalisme media besar. Seharusnya media besar merangkul, bukan meremehkan media kecil hanya karena tidak terdaftar di Dewan Pers,” tegas Dede.

Insiden ini menyoroti pentingnya etika profesi jurnalis dalam menjaga hubungan antar wartawan serta kesadaran aparat dalam menjalankan tugas tanpa disalahartikan. Klarifikasi ini diharapkan bisa meluruskan informasi yang beredar serta menghindari polemik lanjutan yang merugikan semua pihak.(*)

TAGGED:BERITA ISTANA BALIBERITA ISTANA POLDA BALI
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Polemik Peternakan Sapi di Desa Dawuhan Sengon, Warga Teriak “Tebang Pilih”
Next Article Semangat Tak Surut, Mahasiswa Raden Mas Said Lakukan Survei Sosial ke Desa Gilirejo Baru Sragen
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Tips Menabung DP Mobil Pertama di Usia 30 Tahun
Berita Istana
Barantum CRM Hadirkan Fitur Broadcast dan AI Agent untuk Channel Lainnya
Berita Istana
Abu Vulkanik Sampai Jakarta, Warga Tak Perlu Cemas Soal Kualitas Air PAM JAYA
Berita Istana
KALOG Express Layani Lebih dari 8.000 Ton Barang, Tertinggi Sepanjang 2026
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?