Rabu, 4 Nov 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US

PTPN IV PalmCo Matangkan Pilot Project Kedelai Dukung Percepatan Swasembada Pangan Nasional

Berita Istana
Last updated: Selasa, 4 Agustus 2026 20:19 8:19:31 pm
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

Komitmen Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN IV PalmCo dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional terus berlanjut. Memasuki Juli 2026, perusahaan tengah mematangkan pilot project pengembangan kedelai sebagai bagian dari kontribusi BUMN perkebunan terhadap penguatan ketahanan pangan sekaligus pengurangan ketergantungan impor kedelai.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa pengembangan kedelai merupakan salah satu bentuk diversifikasi komoditas strategis yang sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat produksi pangan nasional.

“Kedelai merupakan komoditas yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, PalmCo terus mematangkan pilot project pengembangannya agar dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi kedelai nasional,” ujar Jatmiko.

Menurutnya, Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan lapangan ke sentra kedelai Nganjuk, Jawa Timur, bersama Menteri Pertanian, Panglima TNI, dan Ketua Komisi IV DPR RI pada Mei 2026. Sebagai wujud nyata komitmen tersebut, PTPN IV PalmCo langsung mengimplementasikan ground breaking Gerakan Tanam Kedelai di Desa Sarang Giting, Kecamatan Dolok Masihul.

Kolaborasi strategis bersama Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Utara ini mengintegrasikan pendampingan teknis serta penerapan teknologi budidaya varietas unggul Grobogan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan menjadi akselerator dalam memperkuat ketahanan pangan serta mewujudkan swasembada kedelai yang modern dan berkelanjutan di Sumatera Utara.

Pengembangan kedelai menjadi salah satu upaya mendukung program swasembada pangan di tengah tingginya kebutuhan nasional. Konsumsi kedelai Indonesia saat ini diperkirakan mencapai sekitar 2,6 hingga 2,7 juta ton per tahun, sementara produksi domestik masih belum mampu memenuhi kebutuhan tersebut sehingga pasokan impor masih mendominasi.

BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi BCM untuk Kesiapsiagaan Darurat Optimal
Kadis SDA Cipta Karya Sebut Makam Cina di Prigen Belum Ajukan Perizinan
Proyek Miliaran di Desa Sambungmacan Sragen Mangkrak: Rencana Wisata Hilang Ditelan Bumi
Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Jadi Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan produksi melalui perluasan areal tanam, penyediaan benih unggul, penerapan teknologi budidaya, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Kabupaten Nganjuk menjadi salah satu contoh keberhasilan pengembangan kedelai nasional. Berdasarkan hasil peninjauan PalmCo, petani di Desa Ngudikan menerapkan pola tanam satu kali padi, satu kali kedelai, dan dua kali bawang merah dalam setahun. Dengan dukungan irigasi yang memadai dan kelembagaan petani yang kuat, produktivitas kedelai di wilayah tersebut mampu mencapai 1,7 hingga 2,1 ton per hektare, bahkan berpotensi meningkat hingga sekitar 3,5 ton per hektare melalui penerapan teknologi organik dan prebiotik.

Sebagai bagian dari persiapan implementasi pilot project, PalmCo saat ini terus melakukan kajian teknis terhadap sejumlah areal yang berpotensi dikembangkan untuk budidaya kedelai.

Kajian tersebut meliputi karakteristik tanah, ketersediaan air, topografi, hingga kesesuaian agroklimat guna memastikan pengembangan kedelai dapat berlangsung secara produktif dan berkelanjutan. “Kami ingin memastikan pilot project ini dibangun di lokasi yang benar-benar memiliki tingkat keberhasilan tinggi. Karena itu seluruh aspek teknis terus kami kaji sebelum implementasi dilakukan,” jelas Jatmiko.

Melalui sinergi antara BUMN, pemerintah, petani, serta berbagai pemangku kepentingan, PalmCo berharap pilot project kedelai dapat menjadi model pengembangan komoditas pangan yang mampu meningkatkan produktivitas lahan sekaligus menciptakan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Wujudkan Jalan Tol yang Andal dan Berkualitas, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Ruas Jalan Tol Semarang
Next Article SMSI Jawa Tengah Matangkan Pelantikan Pengurus dan Pembentukan Kepengurusan di 35 Kabupaten/Kota
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Penelitian Universitas Padjadjaran: Beralih dari Merokok ke Produk Tembakau Alternatif Perbaiki Kesehatan
Berita Istana
Insiden Peretasan Bursa Kripto Jadi Alarm Industri, Keamanan Investor Jadi Prioritas
Berita Istana
Perbasasi Jakarta dan JALIN Foundation Dorong Remaja Sehat Lewat Baseball5
Berita Istana
Usai Raih World Artist of the Year, JessC Perluas Langkah Musik di Indonesia
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Warsito Tegaskan, 1 Hektare Bisa Hasilkan 5–6 Ton, Kilas Balik 1984 Pernah Capai 14 Ton
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?