SRAGEN – Malam yang penuh keberkahan menyelimuti Lapangan Desa Bandungsogo, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Minggu (19/7/2026).
Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati lokasi untuk menghadiri Sragen Bersholawat, sebuah majelis yang menghadirkan lantunan sholawat, doa, dan pesan-pesan persatuan dalam suasana yang khidmat.
Sejak awal acara, para jamaah larut dalam lantunan sholawat yang dipimpin para habaib dan majelis sholawat. Gema pujian kepada Rasulullah SAW menggema di seluruh lapangan, menciptakan suasana religius yang menyejukkan hati sebelum memasuki tausiah utama.
Kegiatan yang dimulai pukul 19.30 WIB tersebut diselenggarakan dalam rangka Pengajian Umum memperingati 1.000 hari wafatnya almarhumah Ibu Hj. Sri Nur Handayani binti Pono Wijoyo. Momentum ini menjadi ajang doa bersama sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, S.I.K., M.Si., Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen, Habib Syarif, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, S.Sos., serta berbagai tokoh agama, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimda.
Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, tampak duduk berdampingan dengan Sukarsono, S.H., yang akrab disapa Gler, Kepala Desa Klandungan. Bersama para tamu undangan lainnya, mereka mengikuti rangkaian acara dengan khusyuk hingga akhir.
Puncak acara diisi tausiah oleh KH. Muhammad Abdurrahman Al-Kautsar (Gus Kautsar). Dalam ceramahnya, Gus Kautsar mengajak seluruh jamaah untuk terus menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi maupun isu yang berpotensi memecah belah persaudaraan dan keutuhan bangsa.
“Sebagai umat Islam, mari kita menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, serta tidak mudah ikut-ikutan melakukan tindakan yang dapat mengganggu ketertiban. Mari kita bersama-sama menjaga Indonesia agar tetap aman, damai, dan penuh keberkahan,” pesan Gus Kautsar di hadapan ribuan jamaah.
Menurutnya, persatuan merupakan modal utama dalam menjaga kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Karena itu, masyarakat diharapkan mampu menyaring setiap informasi dengan bijak dan mengedepankan semangat persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.
Selain menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah, Sragen Bersholawat juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara ulama, umara, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta kondusivitas di Kabupaten Sragen.
Rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Ribuan jamaah tampak khusyuk mengikuti setiap rangkaian kegiatan, menjadikan malam itu bukan hanya sebagai majelis sholawat, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan, kedamaian, dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.
#PolresSragen #InfoJateng #OfficialMataJateng #Jateng24Jam #GusKautsar

