Senin, 7 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Sales Call Tidak Diangkat? Cek 3 Hal Ini Sebelum Tambah Target Call

vritimes
Last updated: Rabu, 22 Juli 2026 08:21 8:21:57 am
By vritimes
Share
6 Min Read
SHARE

Sales call atau panggilan sales adalah salah satu taktik yang dioptimalkan bisnis untuk menjangkau prospek atau calon pelanggan secara lebih cepat. Namun, salah satu tantangan terbesar dalam sales call adalah rendahnya pickup rate, yakni persentase panggilan yang benar-benar diangkat oleh prospek.

Contents
1. Waktu Menelepon2. Nomor Telepon yang Digunakan3. Strategi Follow-upKapan Waktu yang Tepat untuk Menambah Target Call?

Misalnya, dari 100 panggilan yang dilakukan, hanya belasan yang diangkat. Situasi ini sering membuat manajer atau SPV terburu-buru menaikkan target panggilan harian, dengan harapan: semakin banyak yang ditelepon, semakin besar peluang diangkat.

Padahal, penyebabnya belum tentu terkait jumlah panggilan. Prospek bisa saja sedang meeting, dalam perjalanan, atau memang ragu mengangkat panggilan dari nomor yang tidak dikenal.

Sebelum menambah target call, terdapat 3 hal yang lebih penting untuk dicek terlebih dahulu: waktu menelepon, nomor yang digunakan, dan strategi follow-up.

1. Waktu Menelepon

Waktu menelepon menjadi salah satu faktor penentu apakah prospek mengangkat telepon atau tidak. Tapi, kapan sebenarnya waktu terbaik untuk melakukan sales call ke prospek?

Jika melakukan pencarian di internet, jawabannya cukup beragam. Setiap industri, target market, dan model bisnis memiliki “waktu emas” panggilan yang berbeda. Oleh karena itu, cara paling akurat bukan mengikuti rekomendasi umum, melainkan menganalisis pola panggilan tim Anda sendiri.

Polsek Semarang Barat Disorot Terkait Penanganan Kasus Paiman — Ada Apa dengan Polsek Semarang Barat…?
Pria 19 Tahun Ditemukan Meninggal Gantung Diri di Sidoharjo Sragen
UPH Festival 2026 Bekali Mahasiswa Baru Menghadapi Dunia dengan Ilmu, Integritas, dan Tujuan
Persoalan Merek PSHT Bergulir ke Polres Sragen, 17 Lawyer LHA PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun Tempuh Jalur Hukum

Anda dapat memanfaatkan MiiTel Phone, solusi VoIP berbasis AI Analytics yang memiliki fitur Heatmap untuk membaca pola panggilan secara otomatis.

Seperti terlihat pada gambar di atas, semakin gelap warnanya, semakin bagus performa panggilan pada jam dan hari tersebut. Dengan demikian, tim tidak perlu menebak-nebak, cukup lihat slot dengan warna paling pekat, lalu arahkan lebih banyak dial ke jam-jam tersebut, dan kurangi dial di jam yang secara konsisten menunjukkan rasio terjawab rendah. Data heatmap ini juga bisa diunduh dalam format CSV untuk dianalisis lebih lanjut atau dilaporkan ke manajemen.

Kelebihan pendekatan ini dibanding rekomendasi umum “telepon jam 9 pagi” atau semacamnya: datanya berasal dari perilaku prospek Anda sendiri, bukan asumsi rata-rata industri yang belum tentu cocok dengan target market atau zona waktu bisnis Anda.

2. Nomor Telepon yang Digunakan

Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat spam call tertinggi di Asia Pasifik. Laporan Truecaller 2025 mencatat bahwa 79% panggilan dari nomor tidak dikenal di Indonesia teridentifikasi sebagai spam atau penipuan, dan lebih dari 40% di antaranya menyamar sebagai institusi keuangan. Laporan sebelumnya juga mencatat rata-rata orang Indonesia menerima sekitar 16 panggilan spam per bulan, salah satu yang tertinggi di Asia.

Dampaknya untuk tim sales: nomor bisnis yang sah pun ikut kena imbas keraguan ini. Untuk memperkecil risiko ini, beberapa langkah yang bisa dicoba:

– Gunakan nomor bisnis resmi seperti PSTN (021, dst.) atau GSM khusus perusahaan, bukan nomor pribadi.

– Pertimbangkan nomor premium atau branded caller ID untuk memperkuat identitas dan kepercayaan.

– Hindari pola dial yang menyerupai robocall (durasi sangat singkat, volume tinggi dalam waktu berdekatan), karena ini yang sering memicu sistem operator menandai nomor sebagai “Spam Likely”.

3. Strategi Follow-up

Banyak yang mengira masalah pickup rate murni soal seberapa gencar menelepon. Padahal, riset industri menunjukkan tim sales rata-rata menghabiskan hingga 70% waktu kerja untuk tugas administratif, seperti entri data, rapat internal, riset prospek, dan persiapan dokumen. Artinya, waktu yang benar-benar digunakan untuk interaksi langsung dengan calon pelanggan hanya sekitar 28-30% dari total jam kerja per minggu.

Dengan waktu interaksi yang terbatas ini, follow-up manual satu per satu menjadi kurang efisien. Di sinilah MiiTel Phone kembali bisa membantu melalui fitur Auto Dialer dan Predictive Dialer yang dirancang khusus untuk mempercepat proses outbound call.

Kedua fitur ini juga otomatis merekam dan membuat transkrip setiap panggilan, sehingga follow-up ke prospek yang belum berhasil dihubungi bisa dijadwalkan ulang berdasarkan data, bukan tebakan. Hasil panggilan pun dapat diekspor untuk dianalisis atau dilaporkan ke tim.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menambah Target Call?

Menambah volume call bukan langkah yang salah, tapi idealnya dilakukan setelah tiga hal di atas sudah dioptimalkan, bukan sebagai solusi pertama. Sebagai gambaran, cold calling B2B pada umumnya hanya menghasilkan pickup rate di kisaran 2-5%. Jika fundamentalnya (waktu, nomor, follow-up) belum diperbaiki, menambah jumlah dial hanya akan memperbesar angka yang sama-sama rendah, bukan memperbaiki akar masalahnya.

Ingin memiliki nomor telepon khusus bisnis serta sistem telepon yang dilengkapi fitur auto dialer, predictive dialer, dan analisis pola panggilan?

Semuanya bisa Anda dapatkan di MiiTel Phone. Konsultasi sekarang dengan klik di sini atau kunjungi miitel.id

Tentang RevComm

Berangkat dari visi “Reinventing communication to create a society where people think of others,” RevComm adalah perusahaan yang mengoptimalkan teknologi Voice dan AI untuk mengatasi masalah komunikasi dalam bisnis.
Melalui produk seperti “MiiTel Phone” untuk analisis percakapan telepon dan “MiiTel Meetings” untuk analisis online dan offline meeting, kami mewujudkan big data dari setiap komunikasi suara.
RevComm menjadi salah satu perusahaan teknologi Jepang dengan pertumbuhan tercepat. Dalam lima tahun, RevComm menjadi unicorn dan meraih berbagai penghargaan: Forbes Japan’s Startup of the Year, Google for Startups, AWS Summit, Mizuho Innovation Award, Japan Venture Awards, dan menjadi satu-satunya perusahaan Asia dalam daftar Forbes AI 50 2023.
Kunjungi website kami di www.miitel.id
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Bitcoin Turun: Buy the Dip atau DCA, Strategi Mana yang Lebih Sesuai?
Next Article Gandeng Maia Estianty, PT Etos Kreatif Indonesia dan Yayasan Amal Bunda Berdayakan 250 Perempuan UMKM
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
Waspada Penipuan Rekrutmen Pegawai, KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Masyarakat Untuk Jangan Percaya Oknum yang Menjanjikan Kelulusan
Berita Istana
JETE RUN 2026 Perluas Konsep Festival, Raih Rekor MURI dengan Aktivitas Terbanyak
Berita Istana
JETE Raih Tiga Rekor MURI di 2026: Perkuat Ekspansi Gerai, Layanan, dan Komunitas
Berita Istana
Sinergi Pemda Halmahera Utara dan NHM Peduli: Dorong Kemandirian Pangan Melalui Sukses Budidaya Bioflok BUMDes Sadaka Farm
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?