Senin, 14 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaBudayaDaerahPendidikanPT. BERITA ISTANA NEGARASportTNI & POLRI

Skandal Dana BUMDes Guncang Garut: Ratusan Juta Rupiah Diduga Raib

Berita Istana
Last updated: Kamis, 5 Juni 2025 18:16 6:16:58 pm
By Berita Istana
Share
4 Min Read
SHARE

Garut – Desa Cihaurkuning, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut, tengah menjadi sorotan tajam publik menyusul dugaan kuat penyelewengan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Amanah. Kepala Desa Cihaurkuning, Iwan Lukmansyah, diduga menjadi aktor utama dalam hilangnya dana ratusan juta rupiah yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sejak tahun 2021.

Sejak tahun tersebut, total dana sebesar Rp362 juta telah digelontorkan ke BUMDes Amanah. Namun, hingga kini, tak ada satu pun jejak usaha yang terlihat, laporan keuangan yang transparan, maupun kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).

Ironisnya, pada tahun 2025, BUMDes Amanah kembali menerima kucuran dana tahap I sebesar Rp135 juta. Namun seperti sebelumnya, tidak ada kejelasan manfaat maupun peruntukan dana bagi masyarakat.

“Yang kami dengar, Pak Kades meminjam Rp100 juta. Tapi tidak jelas prosesnya. Tidak ada transparansi, tidak ada pengembalian, dan uang itu seakan-akan lenyap begitu saja,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

BUMDes ‘Fiktif’: Pengurus Hanya Figuran

Hasil investigasi lapangan menunjukkan bahwa BUMDes Amanah seolah hanya ada di atas kertas. Tidak ada kegiatan usaha nyata, dan laporan pertanggungjawaban tidak dapat diakses publik. Nama-nama pengurus seperti Beny Yusril (Ketua), Herman (Sekretaris), dan Indra (Bendahara), disebut-sebut hanya menjadi figuran dalam skenario penyalahgunaan dana desa ini.

“BUMDes bukan lagi alat pemberdayaan, tapi sudah jadi ATM pribadi! Siapa pun yang berani melawan langsung ‘disenyapkan’,” kata seorang tokoh masyarakat, menggambarkan tekanan dan intimidasi yang dialami warga.

Dalam pengakuan kepada tim media, Kepala Desa Iwan Lukmansyah menyatakan bahwa dirinya meminjam dana BUMDes sebesar Rp100 juta untuk menutup kekurangan biaya proyek jalan hotmix akibat belum cairnya termin kedua dari dana desa. Ironisnya, pinjaman itu tidak dilengkapi dokumen resmi, berita acara, atau persetujuan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) maupun masyarakat. Hingga kini, uang tersebut belum juga dikembalikan.

Pengawasan Lemah, Dugaan Pembiaran Terstruktur

Camat Malangbong, Undang Saripudin, saat dikonfirmasi, mengaku telah melakukan pembinaan dan pengawasan pada 16 April 2025. Ia menyatakan bahwa BUMDes Amanah memang tidak berjalan dan belum memberi kontribusi apa pun kepada desa. Namun, meskipun indikasi pelanggaran sudah terlihat jelas, belum ada langkah tegas dari pihak kecamatan.

Diduga Penipuan Berkedok Investasi Usaha Konveksi, Korban Alami Kerugian Puluhan Juta Rupiah
Telkom AI Center Malang Perkuat Kapabilitas AI melalui AI for Everyone
Mengapa Akreditasi AACSB Menjadikan BINUS Kampus S1 International Terbaik
FLOQ Raih Penghargaan Yudhistira dari CFX atas Akuntabilitas dan Integritas Tertinggi

Sementara itu, JNG, pendamping desa, mengaku sudah tidak intens mendampingi Cihaurkuning karena situasi desa yang dianggap tidak kondusif. Ia membenarkan bahwa dana BUMDes dipinjamkan kepada warga, tetapi tidak ada data resmi peminjam yang bisa ditunjukkan oleh pengurus.

“Kalau semua tahu dan diam, maka ini bukan kelalaian, tapi pembiaran sistemik,” ujar seorang aktivis dari lembaga sosial kontrol.

Desakan Hukum: “Ini Perampokan Berjemaah!”

Ketua DPD Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (Akpersi) Jawa Barat, Ahmad Syarifudin, C.BJ., C.EJ., menyebut skandal ini sebagai bentuk “perampokan berjemaah” terhadap dana publik yang dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif.

“Camat, DPMD, hingga Bupati tidak bisa pura-pura tuli! Kalau tidak bertindak, artinya mereka ikut dalam kubangan ini! Kami mendesak Inspektorat dan aparat hukum segera bertindak. Jika tidak, kami akan bawa kasus ini ke Kejati Jabar dan KPK!” tegas Ahmad.

Refleksi: Desa Dijadikan Ladang Bancakan

Kasus dugaan penyelewengan dana BUMDes di Desa Cihaurkuning ini menjadi tamparan keras terhadap sistem tata kelola dana desa. Ketika pejabat desa secara terang-terangan mengaku meminjam dana rakyat untuk proyek pribadi tanpa mekanisme formal dan tidak mengembalikan dana tersebut, maka ini bukan lagi soal kesalahan administratif—ini adalah indikasi kejahatan keuangan.

Desa yang seharusnya menjadi lokomotif pemberdayaan ekonomi rakyat justru berubah menjadi ladang “bancakan” oleh pihak-pihak yang seharusnya menjaga dan melindunginya. Cihaurkuning mungkin hanyalah satu dari sekian banyak desa yang mengalami hal serupa. Dan kini, masyarakat tidak lagi bisa diam.


Penulis: Misru Aryanto

 

TAGGED:BERITA ISTANA GARUT
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Bola Panas Konflik Agraria di Rumpin Bogor Sudah di Tangan Presiden Prabowo
Next Article Doa dan Harapan Abah iTO untuk Santri Hidayatus Shibyan yang Khatam Bil Ghoib
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Waspadai XAUUSD Menuju 4.237
Berita Istana
Superstar Agency Hadirkan 700+ Kreator dan 50+ Brand dalam Superstar Affiliate Revolution di Surabaya
Berita Istana
HEBOH! Website DPRD Sragen Dibobol, JDIH DPRD Diduga Berhasil Dijebol Anak Usia 17 Tahun
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Kementerian Dalam Negeri Gelar Rapat Kerja Bersama K/L untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Menuju Target 8 Persen
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?