Sabtu, 24 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US

Telkom AI Center Dukung AI Hackathon Aceh 2026, Dorong Inovasi Digital Berbasis AI di Kalangan Mahasiswa

Berita Istana
Last updated: Sabtu, 24 Oktober 2026 21:08 9:08:49 pm
By Berita Istana
Share
6 Min Read
SHARE

Sebanyak 11 tim mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi mengikuti AI Hackathon Aceh 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Informatika (HMIF) Universitas Syiah Kuala, Telkom AI Center Aceh, dan Pemerintah Kota Banda Aceh. Kegiatan yang berlangsung pada 17–18 Oktober 2026 ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide, membangun aplikasi berbasis teknologi, dan menguji gagasan mereka melalui kompetisi.

Contents
Dua Puluh Jam Membangun Aplikasi, Dua Puluh Menit Meyakinkan JuriValidasi Ide Kampus Melalui KompetisiTelkom AI Center Aceh Dukung Ruang Tumbuh Talenta Digital

Dari total 24 tim yang mendaftar, panitia melakukan proses kurasi untuk menentukan tim yang mengikuti kegiatan final secara langsung di Banda Aceh. Peserta yang terpilih berasal dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Syiah Kuala, UIN Ar-Raniry, Politeknik Negeri Lhokseumawe, Universitas Serambi Mekkah, Universitas Samudra Langsa, Universitas Sumatera Utara, dan perguruan tinggi lainnya.

Keterlibatan mahasiswa dari berbagai daerah tersebut memperlihatkan besarnya minat generasi muda terhadap pengembangan teknologi dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI). Lebih dari sekadar kompetisi, AI Hackathon Aceh 2026 memberikan ruang bagi peserta untuk mengubah gagasan yang berkembang di lingkungan kampus menjadi produk digital yang dapat dipresentasikan dan dinilai secara langsung.

Dua Puluh Jam Membangun Aplikasi, Dua Puluh Menit Meyakinkan Juri

Salah satu peserta dari Universitas Sumatera Utara (USU) menyampaikan bahwa AI Hackathon Aceh merupakan kali kedua dirinya mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai pengalaman mengikuti kompetisi ini sangat menarik, terutama karena peserta ditantang bekerja secara intensif bersama anggota tim dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

Dalam kompetisi ini, peserta menjalani tantangan pengembangan aplikasi selama 20 jam. Dalam rentang waktu tersebut, setiap tim perlu menyusun ide, membagi peran, mengembangkan aplikasi, dan mempersiapkan hasil pekerjaannya. Setelah proses pengembangan selesai, masing-masing tim memperoleh waktu 20 menit untuk melakukan pitching di hadapan dewan juri.

Bagi peserta, format kompetisi tersebut memberikan pengalaman yang berbeda dari proses pembelajaran di kelas. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami aspek teknis pengembangan aplikasi, tetapi juga mengelola waktu, berkolaborasi, mengambil keputusan, dan mengomunikasikan solusi yang dibangun secara terstruktur.

Melayani Sepenuh Hati, Security BRI BO Otista Hadirkan Kenyamanan bagi Nasabah Pensiunan
Kisah Wahyu Rohadi Mantan Kapolres Pekalongan yang Dikenang Anak Yatim Piatu, Kini Menjadi Brimob
PT Railink Dukung Konektivitas dan Pertumbuhan Ekonomi Melalui Layanan KA Srilelawangsa
Masih Bingung Melanjutkan Perjalanan? Petunjuk dan Layar Informasi LRT Jabodebek Bantu Pengguna Lanjutkan Perjalanan

Pengalaman ini sekaligus menjadi kesempatan bagi peserta untuk menguji kemampuan dalam menghadapi keterbatasan waktu, menyelesaikan persoalan secara kolaboratif, serta mempertanggungjawabkan gagasan yang mereka ajukan.

Validasi Ide Kampus Melalui Kompetisi

Peserta dari UIN Ar-Raniry menilai kegiatan seperti AI Hackathon Aceh penting untuk memberikan arah dan motivasi bagi ide-ide yang lahir di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, gagasan mahasiswa perlu memperoleh ruang untuk diuji, dikembangkan, dan divalidasi melalui kompetisi agar memiliki tolok ukur yang lebih konkret.

Kompetisi teknologi dapat menjadi salah satu jalur untuk mempertemukan proses pembelajaran akademik dengan tantangan pengembangan produk di dunia nyata. Melalui proses tersebut, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat sejauh mana ide yang dikembangkan dapat diterjemahkan menjadi aplikasi, sekaligus menerima penilaian dan masukan atas solusi yang mereka tawarkan.

Pendekatan ini juga mendorong mahasiswa untuk tidak berhenti pada tahap konseptual. Ide yang muncul dari tugas perkuliahan, riset, maupun pengamatan terhadap persoalan di masyarakat dapat dikembangkan lebih lanjut melalui proses eksperimen, kolaborasi, dan pengujian.

Telkom AI Center Aceh Dukung Ruang Tumbuh Talenta Digital

Telkom AI Center Aceh mendukung berbagai kegiatan kreatif digital di Aceh melalui penyediaan ruang kolaborasi, fasilitasi pelatihan, serta perluasan eksposur bagi tim dan talenta lokal agar dapat menunjukkan karya serta inovasinya kepada khalayak yang lebih luas.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem digital yang tidak hanya berorientasi pada pengenalan teknologi, tetapi juga mendorong masyarakat, komunitas, mahasiswa, dan pengembang muda untuk menghasilkan karya yang dapat dikembangkan lebih lanjut.

“Telkom AI Center Aceh ingin menjadi bagian dari ekosistem yang memberikan ruang bagi talenta muda untuk belajar, berkolaborasi, dan menghasilkan karya. Dukungan kami tidak hanya melalui penyediaan tempat untuk berkegiatan, tetapi juga pelatihan dan kesempatan bagi tim untuk mendapatkan eksposur, memperluas jejaring, serta memperkenalkan inovasi yang mereka kembangkan,” ujar Jurnalis Hius, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.

Menurutnya, pengembangan ekosistem digital membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, komunitas, pemerintah, hingga industri. Kolaborasi tersebut diperlukan agar potensi talenta muda dapat berkembang melalui pengalaman praktis, akses terhadap pengetahuan dan teknologi, serta kesempatan untuk mempertemukan inovasi dengan kebutuhan yang lebih luas.

AI Hackathon Aceh 2026 menjadi salah satu bentuk kolaborasi tersebut. Keterlibatan mahasiswa lintas perguruan tinggi menunjukkan pentingnya menyediakan ruang yang memungkinkan talenta dari berbagai latar belakang untuk bertemu, bertukar gagasan, dan mengembangkan solusi bersama.

Melalui kegiatan seperti ini, penguatan ekosistem digital Aceh diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan, dengan perguruan tinggi sebagai sumber gagasan dan talenta, komunitas sebagai penggerak kolaborasi, serta dukungan pemerintah dan industri sebagai bagian dari upaya memperluas kesempatan pengembangan inovasi.

Tentang Telkom AI Connect
Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Triwulan III 2026, Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Penumpang Daop 2 Bandung Capai 99,88 Persen
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Triwulan III 2026, Ketepatan Waktu Keberangkatan KA Penumpang Daop 2 Bandung Capai 99,88 Persen
Berita Istana
Membawa Kehangatan ke Kota Pahlawan, Scandia Hadir di PRJ Surabaya 2026
OM Semesta, Jadulnya Batu Jamus! Legenda Dangdut Klasik Pimpinan Sapto Nugroho
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Geger Karanganyar! Diyem Mengaku Utang Rp3 Juta Membengkak Jadi Rp50 Juta, Dedy Klaim Setahun Belum Dibayar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?