Minggu, 14 Jun 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaDaerahPT. BERITA ISTANA NEGARA

Petani Gilirejo Baru Keluhkan Syarat Beli Pupuk Subsidi Harus Disertai Pembelian Pupuk Gandulan

Berita Istana
Last updated: Selasa, 10 Juni 2025 13:19 1:19:00 pm
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

Sragen – Sejumlah petani di Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, mengeluhkan adanya aturan tidak tertulis yang mewajibkan mereka membeli pupuk non-subsidi, seperti NPK Enviro, sebagai syarat untuk mendapatkan pupuk subsidi. Praktik ini dinilai merugikan dan tidak sesuai dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa akses terhadap pupuk subsidi seharusnya dipermudah.

“Saya baru tahu ternyata ini sudah berjalan sejak tahun 2024,” ujar Warsito, salah satu petani setempat, Minggu (11/5). Ia menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk intervensi terhadap petani yang bisa melanggar ketentuan hukum.

“Jika hal ini benar terjadi, maka ini sudah termasuk intervensi terhadap petani. Saya akan membawa persoalan ini ke ranah hukum karena program Presiden Prabowo tidak bertujuan mempersulit petani, tetapi justru mempermudah mereka dalam mendapatkan pupuk subsidi,” tegas Warsito.

Warsito juga berharap aparat terkait segera turun tangan agar kebijakan sepihak ini tidak terus berlangsung dan merugikan petani, khususnya di Gilirejo Baru dan wilayah sekitarnya.

Sementara itu, Ponang, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Miri, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, menyampaikan bahwa hal tersebut bukan menjadi kewenangannya untuk menjawab.

“Mohon maaf nggih mas… terkait pupuk gandulan yang bisa menjawab pihak pengecer pupuk,” tulisnya. Ia pun mengaku sering mengeluhkan hal yang sama. “Saya juga sering mengeluhkan hal itu… tapi apa daya, saya hanya petugas bawahan,” lanjutnya.

Antusiasme Tinggi, Pekerja BRI Region 6 dan Unit Kerja Supervisi Ikuti Kegiatan Donor Darah
Kasus Dugaan Penyalahgunaan Sertifikat di BKK Ngawen Blora, Warga Merasa Jadi Korban Penipuan
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Produktivitas Karet, PTPN I Fokus Benahi Kebun Padang Pelawi
KAI Sumatera Utara Sediakan 231 Ribu Kursi Lebaran 2026, Tiket Masih Tersedia Luas

Diketahui, pupuk gandulan tidak hanya NPK Enviro, tetapi juga melibatkan beberapa merek lainnya. Kebijakan semacam ini pun menuai kritik dan pertanyaan dari publik, khususnya menyangkut transparansi dan keadilan dalam distribusi pupuk subsidi.

READ  Menjelang Hari Guru dan HUT PGRI ke-80, Kadisdik Sragen: “Guru Adalah Pelita yang Tak Pernah Padam”

Tim investigasi media menelusuri apakah praktik serupa terjadi di desa-desa lain di Kabupaten Sragen. Hasilnya, tidak ditemukan pola serupa.

“Di desa kami tidak ada aturan semacam itu. Kami bisa membeli pupuk subsidi tanpa harus membeli pupuk non-subsidi seperti NPK Enviro,” ungkap Hardiman, warga Desa Mojodoyong, Desa Celep, Kecamatan Kedawung, Minggu (12/5).

Pernyataan serupa datang dari warga Desa Patihan, Kecamatan Sidorejo, dan warga di Kecamatan Plupuh yang menegaskan bahwa tidak ada kewajiban membeli pupuk non-subsidi sebagai syarat mendapatkan pupuk subsidi.

Untuk memastikan lebih lanjut, tim media melakukan konfirmasi ke beberapa kabupaten tetangga seperti Grobogan, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Sukoharjo, dan Karanganyar. Hasilnya, tidak ditemukan kebijakan serupa.

“Tidak ada ketentuan seperti itu. Petani tinggal menunjukkan KTP, RDKK, dan terdaftar dalam e-Alokasi. Tidak perlu membeli pupuk non-subsidi dulu,” ujar salah satu petugas distributor pupuk di Klaten.

Temuan ini menimbulkan dugaan adanya permainan dalam distribusi pupuk subsidi di Desa Gilirejo Baru. Dugaan ini semakin menguat lantaran adanya informasi hubungan keluarga antara pengecer pupuk dan salah satu pejabat daerah setempat.

(Tim: Redaksi)

TAGGED:BERITA ISTANA SRAGEN
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Air Mata Suraji dan Si Gemplo: Kisah Qurban Presiden untuk Warga Gilirejo Baru Sragen
Next Article Polsek Singingi Hilir Komitmen Tindak Tambang Emas Ilegal, di Wilayah Hukumnya
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
KA Srilelawangsa Layani 1,78 Juta Penumpang Selama Januari–Mei 2026
Featured
FLOQ: Geopolitik Timur Tengah dan Arus Keluar ETF Kripto Berpotensi Menentukan Arah Bitcoin pada Juni 2026
Featured
KLB Uji Coba LRT Jabodebek Mulai Dimanfaatkan Pengguna pada Jam Sibuk Pagi
Featured
Solid di Tengah Gejolak, Kinerja Grup MIND ID Melampaui Ekspektasi Pasar
Featured
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI

You May also Like

Berita IstanaDaerah

Jalan Desa di Ngargosari Sumberlawang 16 Tahun Tak Tersentuh Pembangunan, Warga Keluhkan Kondisi Rusak

Rabu, 20 Agustus 2025 15:49
Berita IstanaTNI & POLRI

Pengoplosan Gas Subsidi di Kecamatan Rumpin Tidak Tersentuh Hukum, APH Harus Bertindak Tegas

Jumat, 14 November 2025 13:49
Berita Istana

Anggota DPRD Bogor Egi Gunadhi Wibawa Apresiasi HJB Ke 544 Tahun Membangun Hingga Ke Pelosok!

Jumat, 5 Juni 2026 10:39
Berita IstanaPendidikan

Tani Merdeka Indonesia Anugerahi Ahmad Luthfi sebagai Kepala Daerah Swasembada Pangan

Minggu, 30 November 2025 19:05
Show More
  • More News:
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA POLDA JATENG
  • BERITA ISTANA SEMARANG
  • BERITA ISTANA BOYOLALI
  • BERITA ISTANA POLRES SRAGEN
  • BERITA ISTANA PAPUA
  • BERITA ISTANA SOLO
  • BERITA ISTANA KARANGANYAR
  • BERITA ISTANA BALI
  • BUPATI SRAGEN
  • BERITA ISTANA JABAR
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir

©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana.
Design by ADJDEV

Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?