Minggu, 1 Nov 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaDaerahPT. BERITA ISTANA NEGARA

Petani Gilirejo Baru Keluhkan Syarat Beli Pupuk Subsidi Harus Disertai Pembelian Pupuk Gandulan

Berita Istana
Last updated: Selasa, 10 Juni 2025 13:19 1:19:00 pm
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

Sragen – Sejumlah petani di Desa Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, mengeluhkan adanya aturan tidak tertulis yang mewajibkan mereka membeli pupuk non-subsidi, seperti NPK Enviro, sebagai syarat untuk mendapatkan pupuk subsidi. Praktik ini dinilai merugikan dan tidak sesuai dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan bahwa akses terhadap pupuk subsidi seharusnya dipermudah.

“Saya baru tahu ternyata ini sudah berjalan sejak tahun 2024,” ujar Warsito, salah satu petani setempat, Minggu (11/5). Ia menilai kebijakan tersebut sebagai bentuk intervensi terhadap petani yang bisa melanggar ketentuan hukum.

“Jika hal ini benar terjadi, maka ini sudah termasuk intervensi terhadap petani. Saya akan membawa persoalan ini ke ranah hukum karena program Presiden Prabowo tidak bertujuan mempersulit petani, tetapi justru mempermudah mereka dalam mendapatkan pupuk subsidi,” tegas Warsito.

Warsito juga berharap aparat terkait segera turun tangan agar kebijakan sepihak ini tidak terus berlangsung dan merugikan petani, khususnya di Gilirejo Baru dan wilayah sekitarnya.

Sementara itu, Ponang, Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Miri, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, menyampaikan bahwa hal tersebut bukan menjadi kewenangannya untuk menjawab.

“Mohon maaf nggih mas… terkait pupuk gandulan yang bisa menjawab pihak pengecer pupuk,” tulisnya. Ia pun mengaku sering mengeluhkan hal yang sama. “Saya juga sering mengeluhkan hal itu… tapi apa daya, saya hanya petugas bawahan,” lanjutnya.

SUCOFINDO Tawarkan Solusi Terintegrasi untuk Industri Batubara Berkelanjutan di Coaltrans Asia 2026
Nama Eko Terseret ; Mafia BBM Subsidi di Jepara Jadi Sorotan Tajam
KALOG Express Beri Diskon Sebulan Penuh untuk Pengiriman ke Bandar Lampung
Pastikan Infrastruktur Jalan Tol Tetap Andal, PT Jasamarga Tollroad Maintenance Laksanakan Pekerjaan Preservasi di Jalan Tol Jakarta–Cikampek

Diketahui, pupuk gandulan tidak hanya NPK Enviro, tetapi juga melibatkan beberapa merek lainnya. Kebijakan semacam ini pun menuai kritik dan pertanyaan dari publik, khususnya menyangkut transparansi dan keadilan dalam distribusi pupuk subsidi.

Tim investigasi media menelusuri apakah praktik serupa terjadi di desa-desa lain di Kabupaten Sragen. Hasilnya, tidak ditemukan pola serupa.

“Di desa kami tidak ada aturan semacam itu. Kami bisa membeli pupuk subsidi tanpa harus membeli pupuk non-subsidi seperti NPK Enviro,” ungkap Hardiman, warga Desa Mojodoyong, Desa Celep, Kecamatan Kedawung, Minggu (12/5).

Pernyataan serupa datang dari warga Desa Patihan, Kecamatan Sidorejo, dan warga di Kecamatan Plupuh yang menegaskan bahwa tidak ada kewajiban membeli pupuk non-subsidi sebagai syarat mendapatkan pupuk subsidi.

Untuk memastikan lebih lanjut, tim media melakukan konfirmasi ke beberapa kabupaten tetangga seperti Grobogan, Boyolali, Klaten, Wonogiri, Sukoharjo, dan Karanganyar. Hasilnya, tidak ditemukan kebijakan serupa.

“Tidak ada ketentuan seperti itu. Petani tinggal menunjukkan KTP, RDKK, dan terdaftar dalam e-Alokasi. Tidak perlu membeli pupuk non-subsidi dulu,” ujar salah satu petugas distributor pupuk di Klaten.

Temuan ini menimbulkan dugaan adanya permainan dalam distribusi pupuk subsidi di Desa Gilirejo Baru. Dugaan ini semakin menguat lantaran adanya informasi hubungan keluarga antara pengecer pupuk dan salah satu pejabat daerah setempat.

(Tim: Redaksi)

TAGGED:BERITA ISTANA SRAGEN
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Air Mata Suraji dan Si Gemplo: Kisah Qurban Presiden untuk Warga Gilirejo Baru Sragen
Next Article Polsek Singingi Hilir Komitmen Tindak Tambang Emas Ilegal, di Wilayah Hukumnya
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
BRI Area Purwokerto Gelar Car Free Day, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Pemberdayaan UMKM
Warsito: Mimpi Para Elite Gantikan Wapres Gibran, Jangan Gunakan Cara-Cara Licik!
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Sanggabiz di GIFTS 2026: Tawarkan Solusi Eksekusi Bisnis kepada Lebih dari 30 Investor Global
Berita Istana
Semangat Sumpah Pemuda: Pertamina Foundation Melalui PFmuda Cetak Ratusan Young Leaders dan Berdayakan Masyarakat Lewat Inovasi Sosial
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Warsito Tegaskan, 1 Hektare Bisa Hasilkan 5–6 Ton, Kilas Balik 1984 Pernah Capai 14 Ton
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?