Minggu, 27 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaDaerah

Nama Eko Terseret ; Mafia BBM Subsidi di Jepara Jadi Sorotan Tajam

Berita Istana
Last updated: Selasa, 4 November 2025 08:55 8:55:50 am
By Berita Istana
Share
4 Min Read
SHARE

JEPARA, | Jepara kembali jadi sorotan setelah muncul dugaan kuat adanya mafia BBM subsidi yang bermain di balik kelangkaan solar di tingkat masyarakat. Sejumlah warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan solar untuk kebutuhan pertanian, sementara informasi di lapangan menyebut ada sindikat yang diduga menimbun dan memperjualbelikan BBM subsidi secara ilegal. Seorang warga bernama Wahyu bahkan menyebut nama pelaku dan meminta aparat segera bertindak, menyebut aksi itu sebagai perampasan hak rakyat kecil. Tekanan publik pun menguat, dengan desakan agar penegak hukum bergerak cepat menindak para pelaku sesuai aturan, karena dugaan praktik ilegal ini bukan hanya merugikan negara, tetapi juga menyesakkan napas kehidupan petani dan warga yang sangat bergantung pada solar bersubsidi.

Jepara terasa seperti dinding tua yang digores diam-diam. Di balik riuh suara ombak dan pelabuhan, publik kini mencium bau anyir permainan gelap. Kelangkaan solar subsidi yang mestinya mengalir pada petani, nelayan, dan warga kecil justru serasa ditarik paksa dari genggaman mereka.

Aroma busuk itu pertama kali dituturkan warga setempat yang mulai kesal menghadapi situasi ini.

“Tolong diusut sindikat solar ilegal di Jepara. Pelaku bernama Eko alias korwil. Jatah subsidi rakyat dirampas. Itu suami istri pelakunya semua,” ujar Wahyu, warga Jepara, dengan nada letih yang mengandung amarah. Ia mengaku sangat dirugikan, terutama ketika bahan bakar sangat dibutuhkan untuk kebutuhan pertanian.

Keluhan ini tidak berdiri sendiri. Percakapan gelisah di warung kopi, grup pesan warga, hingga obrolan di sawah mulai mengerucut pada satu titik: kejahatan terorganisir diduga bermain, dan rakyat kecil jadi korbannya.

Hingga berita ini diterbitkan, masih banyak pihak yang perlu dikonfirmasi. Di sisi lain, masyarakat mendesak aparat penegak hukum wilayah Jepara agar bergerak cepat dan tidak memberi ruang bagi praktik penghisapan hak rakyat semacam ini.

Dugaan Kekerasan terhadap Murid, Hukum Harus Tegas dan Berkeadilan
BRI Finance Bukukan Pertumbuhan Pembiayaan Multiguna 37,47% di Awal 2026
Bisnis B2B Makin Butuh Agency Spesialis: Uraga Digital Agency Jawab Kebutuhan Pasar
Sambut Hari Kartini, PAM JAYA dan TP PKK Bagi Toren Air Gratis kepada Para Ibu Pejuang Keluarga

Aktivis Jawa Tengah, Panji Riyadi SH MH, turut bersuara tajam. Ia menegaskan bahwa pihak terkait harus menindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, tindakan penyelewengan bahan bakar bersubsidi dapat dijerat UU Migas dan UU Perlindungan Konsumen, karena merugikan masyarakat luas serta mengancam ketersediaan energi bagi kelompok ekonomi rentan.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik. Rakyat menanti langkah nyata. Karena solar bagi petani adalah nafas. Dan ketika nafas direbut, yang muncul bukan sekadar protes, tapi jeritan tentang keadilan yang ditunda.

Waktu berjalan, dan rakyat Jepara menunggu keputusan: apakah kejahatan ini dibongkar, atau dibiarkan tumbuh seperti jamur di batang basah yang tidak pernah dibersihkan.

Terkait dugaan penyalahgunaan BBM subsidi di Jepara, redaksi telah mengantongi data lengkap terduga pelaku, termasuk identitas pribadi, alamat, hingga informasi keluarga. Namun demi menjaga asas praduga tak bersalah serta alasan etika jurnalistik, redaksi memilih tidak mempublikasikan detail tersebut untuk sementara waktu.

Redaksi Berita Istana dengan sengaja tidak mencantumkan alamat lengkap serta lokasi pasti gudang yang dimaksud dalam pemberitaan sebelumnya. Keputusan ini diambil demi menjaga keamanan narasumber, keselamatan pihak yang terlibat, dan menghindari potensi konflik di lapangan.

Selain itu, langkah ini juga dilakukan untuk mencegah tindakan main hakim sendiri dari pihak yang merasa dirugikan maupun pihak lain yang tidak berkepentingan. Informasi sensitif tetap disimpan sebagai bagian dari prosedur jurnalistik yang mengedepankan asas kehati-hatian serta perlindungan terhadap sumber informasi.

“Keselamatan dan kenyamanan narasumber menjadi prioritas kami. Kami tetap mengedepankan profesionalisme dalam menyampaikan informasi kepada publik,” tegas Redaksi Berita Istana.

Proses penelusuran fakta dan pengumpulan data masih terus dilakukan. Tim investigasi Berita Istana tetap bekerja di lapangan dan akan menyampaikan perkembangan terbaru secara bertahap, sesuai prinsip jurnalisme yang akurat, seimbang, dan berpegang pada Kode Etik Jurnalistik.

Publik diimbau tetap tenang, bijak, dan tidak berspekulasi secara berlebihan. Informasi resmi berikutnya akan diumumkan setelah proses verifikasi menyeluruh selesai dilakukan.

(iTO)

TAGGED:BERITA ISTANA JATENG
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Misteri Minyak Goreng Ilegal di Karangpelem: Pelaku Klaim di Back Up Oknum Anggota Polda Jateng
Next Article PSHT Pusat Madiun Tegaskan Penghargaan CNN Sudah Tepat, LHA Siap Tempuh Jalur Hukum Jika Ada Pihak Buat Gaduh
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
SMSI Jateng Gelar Konsolidasi Karesidenan Semarang, Jayanto Tekankan Kekompakan dan Profesionalisme
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Jiyanto Serukan Pengurus KSB SMSI Solo Raya harus Tetap Solid dan Hadir pada Pelantikan di Hotel Amantis Demak
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Peringati Hari Tani Nasional, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Petani Hutan
Warsito Pastikan Seluruh Pengurus SMSI Solo Raya Hadir pada Pelantikan 5 Oktober di Demak
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?