Minggu, 27 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaDaerah

Misteri Minyak Goreng Ilegal di Karangpelem: Pelaku Klaim di Back Up Oknum Anggota Polda Jateng

Berita Istana
Last updated: Minggu, 2 November 2025 13:45 1:45:09 pm
By Berita Istana
Share
5 Min Read
Foto Ilustrasi Google
SHARE

Sragen – Di garis tipis yang memisahkan Kabupaten Sragen dan Karanganyar, berdiri sebuah bangunan sunyi yang lebih banyak berbicara lewat bisik-bisik warga daripada papan izin di depannya. Dari luar, bangunan itu tampak seperti gudang biasa. Namun di dalamnya, menurut keterangan warga, berdenyut aktivitas pengemasan minyak goreng yang diduga belum mengantongi izin resmi.

Drum minyak datang. Galon berisi cairan bening keluar. Tidak ada label legal, tidak ada nomor izin edar, bahkan nama usaha pun digulung rapi dalam diam. Seakan semua berjalan di bawah bayang mata hukum.

“Tempat itu sudah beroperasi lama. Tapi sampai sekarang belum jelas izinnya. Warga hanya melihat mobil keluar masuk membawa minyak. Ini bikin resah,” ujar seorang warga yang enggan dipublikasikan namanya. Suaranya seperti garis tegas, memotong ketidakpastian yang sudah terlalu lama menggantung.

Bangunan itu nyaris seperti rahasia di pinggir desa: berisik saat jam kerja, namun bungkam ketika ditanya legalitasnya. Warga menyebut, minyak hasil pengemasan tidak beredar di kampung sekitar, seakan sengaja disalurkan ke luar untuk menghindari mata tetangga yang lebih awas.

Di sudut Dukuh Parit RT 16/05, Desa Karangpelem, Kedawung, Sragen, aroma ragu lebih pekat dari bau minyak panas. Warga dibuat geger oleh dugaan usaha pengemasan minyak goreng ilegal yang sudah berjalan hampir tiga tahun. Tak ada plang izin, tak ada kejelasan label, namun drum demi drum tetap berdenyut di balik pagar tembok. Di mata warga, tempat itu bukan sekadar gudang. Ia seperti kotak misteri yang menyimpan tanda tanya tentang keamanan pangan di desa mereka.

“Dulu usaha seperti ini pernah hilang karena bermasalah, sekarang muncul lagi. Tapi minyaknya tidak dijual ke warga sekitar,” ujar seorang warga yang memilih tetap anonim. Suaranya pelan, namun nadanya tegas, seolah menahan gelombang kesal yang hampir tumpah.

Influencer Marketing bergeser dari strategi awareness menjadi ROI di seluruh APAC
Bola Panas Konflik Agraria di Rumpin Bogor Sudah di Tangan Presiden Prabowo
Mengkaji Unsur Force Majeure dalam Kasus Tewasnya Tiga Pekerja PT Moya di Gorong-Gorong Proyek Pipa Air Bersih: Investigasi yang Objektif, Adil, dan Profesional Sangat Diperlukan
Hangatnya Kebersamaan, Gubernur Jateng Hadir di Halal Bihalal Petarung Jawa Tengah

Dalam upaya menjaga keseimbangan informasi, awak media Berita Istana dan TikTok Mata Jateng mencoba mengonfirmasi Joko selaku pemilik usaha, bersama istrinya. Sampai berita ini diturunkan, mereka belum memberikan jawaban apa pun. Diam yang panjang itu terasa seperti pintu terkunci, menambah curiga publik.

Tokoh Jawa Tengah, Guntur Adi Pradana SH MH, angkat bicara. “Jika benar usaha ini berjalan tanpa izin dan tidak melalui uji kelayakan pangan, ini berpotensi melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen serta aturan keamanan pangan lain. Kami akan mendorong uji laboratorium untuk memastikan kualitas minyak tersebut,” katanya saat dihubungi pada Minggu, 2 November 2025.

Tak kalah gusar, warga sekitar mendesak pemerintah daerah dan aparat terkait untuk melakukan tindakan tegas. “Kami hanya ingin usaha itu punya izin resmi dan jelas. Katanya sekarang gudang mau dipindah ke belakang. Tapi kami butuh kepastian, bukan sembunyi-sembunyi,” tutur seorang warga lain.

Di desa yang biasanya tenang seperti pagi berkabut di pinggir bengawan, isu minyak tanpa izin ini mengalir seperti arus keruh. Masyarakat hanya ingin satu hal: keamanan pangan yang layak, dan kejelasan hukum yang nyata, bukan sekadar janji yang menguap seperti uap gorengan di wajan tua.

Benarkah Usaha Minyak Goreng Ilegal di Karang Pelem Sragen Diback-up Oknum Polda Jateng? Tim Investigasi Berita Istana Terus Telusuri Informasi Ini

Dugaan adanya aktivitas pengemasan minyak goreng ilegal di Desa Karang Pelem, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, kembali menjadi sorotan publik. Sejumlah informasi yang beredar menyebutkan bahwa usaha tersebut diduga mendapat “back-up” dari seorang oknum anggota Polda Jawa Tengah.

Tim Investigasi Berita Istana tengah melakukan penelusuran mendalam, mulai dari memeriksa dokumen perizinan, menelusuri aktivitas operasional di lapangan, hingga berupaya meminta klarifikasi kepada pihak terkait, termasuk Polres Sragen dan Polda Jawa Tengah.

Publik tentu berharap transparansi dan penegakan hukum berjalan tanpa pandang bulu. Jika benar terdapat pelanggaran, termasuk keterlibatan oknum aparat, hal itu akan menjadi tamparan keras bagi penegakan hukum. Namun bila informasi tersebut tidak benar, maka klarifikasi resmi perlu segera disampaikan agar tidak menimbulkan keresahan.

Dalam waktu dekat, hasil penelusuran dan konfirmasi akan dipublikasikan. Tim Investigasi Berita Istana berkomitmen menjaga asas praduga tak bersalah, tetapi juga tidak akan mundur dalam mengungkap fakta di balik dugaan ini.

Kasus ini masih berkembang. Publik berhak tahu.

(Tim:Red)

TAGGED:BERITA ISTANA SRAGEN
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Warsito Sang Penulis Jokowi: Pena dari Pinggiran yang Mengabadikan Tokoh Bangsa
Next Article Nama Eko Terseret ; Mafia BBM Subsidi di Jepara Jadi Sorotan Tajam
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
SMSI Jateng Gelar Konsolidasi Karesidenan Semarang, Jayanto Tekankan Kekompakan dan Profesionalisme
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Jiyanto Serukan Pengurus KSB SMSI Solo Raya harus Tetap Solid dan Hadir pada Pelantikan di Hotel Amantis Demak
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Peringati Hari Tani Nasional, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Petani Hutan
Warsito Pastikan Seluruh Pengurus SMSI Solo Raya Hadir pada Pelantikan 5 Oktober di Demak
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?