Cerdas Membedakan Pejabat Negara Atau Mafia 

Berita Istana
3 Min Read

GROBOGAN — Mendadak akun TikTok Bupati Grobogan (@Setyohadi_Grobogan) diserbu ribuan warganet. Kolom komentar dipenuhi kritik tajam, protes keras, hingga sentilan pedas yang menggambarkan kemarahan rakyat. Luapan emosi publik itu muncul karena Grobogan dinilai masih tertinggal jauh, sementara janji-janji perubahan tak kunjung terasa.

Gerakan mengepung akun Bupati Grobogan dengan slogan “Bangkit Bergerak Sampai Menang” yang disebarkan oleh tim Satgas Revolusi Grobogan menjadi pemicu keberanian baru. Dalam waktu singkat, masyarakat secara terbuka menyatakan bahwa Bupati Grobogan dianggap ingkar janji dan gagal membawa perubahan.

Tak berhenti di situ, para anggota dewan dan pejabat daerah juga menjadi sasaran protes publik. Dugaan ketidakteraturan dalam pengelolaan dana daerah serta kinerja legislatif yang dianggap buruk semakin memperkeruh suasana. Rakyat Grobogan menilai ada banyak kejanggalan yang tidak bisa lagi disembunyikan.

Pergerakan Satgas Revolusi Grobogan—yang digerakkan oleh anak-anak Gen-Z dan Milenial—mendadak meledak di TikTok. Dalam sepekan, isu ini menjalar hingga ke pelosok desa. Konten-konten bernada kritik keras terhadap pejabat daerah terus viral, mendapatkan ribuan dukungan, dan menjadi perbincangan hangat di berbagai lapisan masyarakat.

Puncak dari gelombang protes ini adalah tantangan debat terbuka yang ditujukan kepada Bupati dan Wakil Bupati Grobogan. Rencana debat tersebut akan disiarkan secara live di seluruh platform media sosial, terutama TikTok. Publik mendesak agar Bupati dan Wakil Bupati segera menentukan waktu debat, atau Satgas Revolusi Grobogan yang akan menentukannya.

Pertanyaannya: Beranikah mereka menerima tantangan tersebut?
Masyarakat menunggu, mata publik menatap.

Citra Bupati Grobogan dan wakilnya kini merosot tajam. Wibawa sebagai kepala daerah seolah tercabut di hadapan konsolidasi kekuatan publik. Kondisi ini juga menyeret nama-nama partai pengusung seperti PDIP-P dan Partai Gerindra yang kini turut dipertaruhkan reputasinya di Grobogan.

Sementara itu, para generasi muda Gen-Z dan Milenial semakin mantap bahwa gerakan mereka akan membawa perubahan besar dalam peta politik Grobogan. Mereka mendorong masyarakat untuk tidak lagi terpedaya ucapan manis atau retorika penuh topeng.

Menurut mereka, rakyat harus cerdas membedakan antara pemimpin sejati dan mafia berkedok pejabat negara. Bahwa masa depan Grobogan tidak boleh lagi ditentukan oleh figur-figur yang tidak amanah.

“Bangkit Bergerak Sampai Menang!”

Opini Jateng / Sabtu, 15 November 2025

Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *