Senin, 14 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaTNI & POLRI

Gunung Tumpang Pitu: Tambang Emas Raksasa Banyuwangi yang Menyisakan Jejak Kontroversi

Berita Istana
Last updated: Jumat, 12 Desember 2025 07:33 7:33:24 am
By Berita Istana
Share
2 Min Read
SHARE

BANYUWANGI — Gunung Tumpang Pitu di Kecamatan Pesanggaran bukan sekadar bentang alam biasa. Kawasan yang kini berubah menjadi pusat industri ekstraktif ini tercatat sebagai salah satu tambang emas terbesar di Indonesia, dengan luas konsesi mencapai 4.998 hektare. Dari total area tersebut, sekitar 1.115 hektare telah dimanfaatkan untuk aktivitas tambang sejak resmi beroperasi pada 2016–2017.

Sejak kali pertama mesin-mesin raksasa mulai menggali perut bumi Tumpang Pitu, denyut kehidupan di wilayah pesisir selatan Banyuwangi ikut berubah. Di satu sisi, hadirnya tambang modern berteknologi tinggi itu membuka lapangan kerja, menggerakkan rantai ekonomi lokal, dan memberikan pemasukan signifikan bagi daerah. Banyak warga yang sebelumnya menggantungkan hidup pada sektor informal kini menemukan peluang baru sebagai operator alat berat, sopir logistik hingga pekerja teknis.

Namun di balik geliat ekonomi itu, bayang-bayang kontroversi tak pernah hilang. Pro dan kontra terus mencuat dari masyarakat, kelompok pemerhati lingkungan, hingga sejumlah akademisi. Kekhawatiran terbesar terletak pada risiko kerusakan lingkungan, mulai dari perubahan bentang alam, potensi pencemaran air, hingga dampak terhadap keberlanjutan ekosistem pesisir yang selama ini menjadi tumpuan hidup warga nelayan.

Bagi sebagian warga, aktivitas tambang dianggap mengubah wajah kampung pesisir yang dulu tenang menjadi kawasan industri yang hiruk-pikuk. Sementara itu, pihak perusahaan berkali-kali menegaskan bahwa seluruh operasional dilakukan sesuai standar keamanan dan analisis dampak lingkungan yang telah disetujui pemerintah.

Meski demikian, dinamika di Tumpang Pitu seolah menjadi potret pertarungan kepentingan antara pembangunan dan keberlanjutan lingkungan. Pertanyaan besarnya tetap sama: sejauh mana aktivitas tambang emas raksasa ini dapat berjalan seimbang tanpa mengorbankan masa depan masyarakat dan alam Banyuwangi?

Hingga kini, Gunung Tumpang Pitu terus menjadi sorotan publik—sebuah pusat produksi emas yang bersinar terang, namun juga menyisakan bayang-bayang persoalan yang tak kunjung padam.(Tim:Red)

Perkuat IKM Lokal, PalmCo Dorong Pandai Besi Jadi Pemasok Industri
Antisipasi Pawai Kemenangan PERSIB, KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Datang Lebih Awal ke Stasiun
Cara Kuliah S1 Hemat ke Luar Negeri Ya Program 3+1!
Kapolres Melawi Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda di Halaman Polres Melawi
TAGGED:BERITA ISTANA POLDA JATIM
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Kasus Perselingkuhan Oknum MD–Ipda EC Mandek di Bali, Publik Bandingkan Ketegasan Polda Jateng
Next Article Tatag Prabawanto, mantan Sekretaris Daerag Sragen (kaos putih).Foto:Istimewa Dirut PT BiN Tegaskan: Orang yang Menilai Birokrasi Sragen Tidak Sehat Hanya Sedang Sakit Hati
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Prediksi Harga Emas Pekan Depan: Dupoin Futures Waspadai XAUUSD Menuju 4.237
Berita Istana
Superstar Agency Hadirkan 700+ Kreator dan 50+ Brand dalam Superstar Affiliate Revolution di Surabaya
Berita Istana
HEBOH! Website DPRD Sragen Dibobol, JDIH DPRD Diduga Berhasil Dijebol Anak Usia 17 Tahun
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Kementerian Dalam Negeri Gelar Rapat Kerja Bersama K/L untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Menuju Target 8 Persen
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?