Minggu, 14 Jun 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaDaerah

Tragis, Mahasiswi di Gempol Pasuruan Meninggal Usai Orang Tua Sebut Rujukan Dipersulit RS Asih Abyakta

Berita Istana
Last updated: Kamis, 11 Desember 2025 10:20 10:20:39 am
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

Pasuruan — Seorang mahasiswi Universitas Terbuka (UT) Pandaan meninggal dunia setelah sebelumnya dirawat di RS Asih Abyakta Kepulungan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Orang tua korban, Eko Prayitno, yang juga merupakan Kepala Perwakilan Berita Istana Jawa Timur, menuding pihak rumah sakit mempersulit permintaan rujukan hingga anaknya menghembuskan napas terakhir akibat gagal napas.

Eko menjelaskan bahwa anaknya mulai mengeluh sesak napas pada pukul 20.00 WIB. Menyadari kondisi yang semakin memburuk, ia segera meminta agar anaknya dirujuk ke RSUD Bangil yang memiliki fasilitas lebih lengkap.

Lebih lanjut, Eko menjelaskan bahwa dirinya telah meminta rujukan sejak pukul 20.00 WIB hingga sekitar pukul 01.00 WIB, namun rujukan tersebut belum juga diberikan. “Akibat keterlambatan itu, anak saya akhirnya meninggal,” ujarnya.

“Anak saya dirawat di RS Abyakta. Saya minta rujukan ke RSUD Bangil. Tapi sebelum sempat dibawa ke sana, anak saya sudah meninggal karena gagal napas. RS Abyakta terlalu prosedural dan penanganannya kurang cepat terhadap pasien,” ungkap Eko dengan nada penuh kesedihan.

Eko menambahkan bahwa proses rujukan terhambat karena pihak perawat menyatakan masih harus menunggu persetujuan dari rumah sakit tujuan. Menurutnya, keterlambatan inilah yang membuat kondisi anaknya semakin kritis hingga akhirnya tak tertolong.

“Saya sudah ajukan rujukan sejak jam delapan malam. Jawaban perawat hanya, ‘Jika disetujui dan masih menunggu jawaban dari rumah sakit tujuan.’ Ini sangat lambat. Sementara anak saya semakin sesak,” ujarnya.

Nasehat Malam Hujan: Pesan Keluarga Besar PT Berita Istana Negara Sekaligus Kakak Alma Tika Sari
Direktur Utama PT Berita Istana Negara Warsito Ucapkan Selamat Ulang Tahun Kepada Presiden ke-8 Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto Djojohadikusumo
Dupoin Futures Raih Peringkat Pertama Transaksi Bilateral Terbesar di JFX Februari 2026
Dugaan Pemalsuan Data KUA oleh Oknum Perangkat Desa Jati Masaran Jadi Sorotan Tajam

Eko juga menyampaikan terima kasih kepada Dr. Kasiman, anggota DPRD Komisi I Kabupaten Pasuruan dari Partai Gerindra, yang berusaha membantu proses rujukan melalui dr. Cristian di RSUD Bangil.

https://beritaistana.co.id/wp-content/uploads/2025/12/InShot_20251211_101612516.mp4

“Upaya anggota dewan sudah baik, mereka membantu agar anak saya segera diterima di RSUD Bangil. Tapi akhirnya anak saya tetap meninggal dunia,” tambahnya.

READ  Polres Pasuruan Tingkatkan Peran Polisi RW untuk Dekatkan Layanan ke Pelosok

Sementara itu, pihak RSUD Bangil dikabarkan memberikan alasan bahwa ruang perawatan dalam kondisi penuh sehingga tidak dapat segera menerima pasien rujukan tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Warsito, selaku Pimpinan Redaksi Berita Istana, mengecam keras dugaan tindakan RS Asih Abyakta yang dinilai mempersulit rujukan pasien dalam kondisi gawat darurat.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Pasien dalam kondisi darurat tidak boleh dipersulit hanya karena alasan prosedur. Apalagi sampai menyebabkan kehilangan nyawa,” tegas Warsito.

Eko menegaskan bahwa putrinya adalah generasi muda yang sedang menempuh pendidikan di UT Pandaan sambil bekerja. Ia berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

“Anak kami adalah generasi muda, aset negara. Kenapa harus dipersulit? Kenapa tidak segera ditangani? Kenapa harus menunggu sampai anak saya meninggal?” ucapnya penuh emosi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak RS Asih Abyakta maupun RSUD Bangil belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut. Berita Istana akan terus melakukan konfirmasi lanjutan.(iTO)

TAGGED:BERITA ISTANA PASURUAN
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Danrem 084/BJ Cek Langsung Progres Pembangunan KDKMP di Sumenep
Next Article Kabar Orang Hilang: Keluarga Cari Keberadaan Teguh Prasetyo yang Menghilang
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
KA Srilelawangsa Layani 1,78 Juta Penumpang Selama Januari–Mei 2026
Featured
FLOQ: Geopolitik Timur Tengah dan Arus Keluar ETF Kripto Berpotensi Menentukan Arah Bitcoin pada Juni 2026
Featured
KLB Uji Coba LRT Jabodebek Mulai Dimanfaatkan Pengguna pada Jam Sibuk Pagi
Featured
Solid di Tengah Gejolak, Kinerja Grup MIND ID Melampaui Ekspektasi Pasar
Featured
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI

You May also Like

Berita IstanaTNI & POLRI

Pamapta III Polres Melawi Aipda Samsul Hadiri Pemakaman Warga Tenggelam di Sungai Melawi

Selasa, 6 Januari 2026 15:08
Berita IstanaBudaya

Mengenal Lebih Dekat Muhammad Nur Rokhim: Kepala Desa Brabo yang Bersahaja dan Transparan

Kamis, 5 Juni 2025 12:06
Berita IstanaDaerah

Nama Eko Terseret ; Mafia BBM Subsidi di Jepara Jadi Sorotan Tajam

Selasa, 4 November 2025 08:55
Berita Istana

SEGERA USUT! KPK TIPIKOR Desak Penegak Hukum Usai Laporkan PT TORGANDA ke Berbagai Instansi Atas Lahan 6.350 Ha

Kamis, 27 November 2025 19:43
Show More
  • More News:
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA POLDA JATENG
  • BERITA ISTANA SEMARANG
  • BERITA ISTANA BOYOLALI
  • BERITA ISTANA POLRES SRAGEN
  • BERITA ISTANA PAPUA
  • BERITA ISTANA SOLO
  • BERITA ISTANA KARANGANYAR
  • BERITA ISTANA BALI
  • BUPATI SRAGEN
  • BERITA ISTANA JABAR
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir

©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana.
Design by ADJDEV

Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?