Kamis, 11 Jun 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Bitcoin Flat di US$74K, Sebagian Investor Justru Mulai Positioning

vritimes
Last updated: Kamis, 4 Juni 2026 13:49 1:49:11 pm
By vritimes
Share
7 Min Read
SHARE

Pergerakan pasar crypto dalam beberapa minggu terakhir terasa cenderung sideways di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Bitcoin (BTC) masih bergerak di kisaran US$74.000 setelah sebelumnya sempat tertekan akibat eskalasi geopolitik di sekitar Bandar Abbas dan meningkatnya sentimen risk-off global.

Namun di balik market yang terlihat “sepi”, sebagian pelaku market justru mulai melihat fase ini sebagai periode repositioning sebelum volatilitas kembali meningkat.

Berdasarkan Analisa pasar dari Trading Desk FLOQ, tekanan pasar global saat ini dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor utama, mulai dari eskalasi konflik di Timur Tengah, kenaikan harga energi global, hingga pergeseran arus dana institusional yang semakin defensif terhadap aset digital.

Salah satu sinyal penting datang dari laporan posisi Bank of America yang tercatat mengurangi eksposur terhadap Ethereum dan Solana, lalu meningkatkan alokasi ke ETF Bitcoin seperti IBIT. Pergerakan ini memperkuat persepsi bahwa Bitcoin masih dianggap sebagai aset kripto utama untuk menghadapi ketidakpastian makro global.

Di sisi lain, beberapa aset tertentu mulai menunjukkan pergerakan yang lebih kuat dibanding market secara keseluruhan. Saat sebagian besar investor retail merasa market sedang kehilangan momentum, trader dan investor berpengalaman justru mulai fokus pada pengelolaan posisi, cash management, dan strategi akumulasi bertahap.

Fenomena ini sering muncul dalam fase market sideways.

Bank Raya Dukung Digitalisasi Perbankan Brand Lokal di Lala Market 2026
Mengenal Sosok Arista “Fighter Mata Jateng”, Petarung Asal Juwangi Boyolali yang Raih Kemenangan
Edutrain KAI Bandara Sumatera Utara Layani 69 Ribu Peserta Sepanjang 2025
Sambut Resolusi 2797, Gabon Tegaskan Dukungan atas Marokkanitas Sahara

Sebagian investor retail cenderung menunggu market kembali “ramai” sebelum masuk, sementara sebagian lainnya mencoba mengejar pergerakan jangka pendek melalui overtrading. Namun trader yang lebih disiplin biasanya memahami bahwa peluang sering kali mulai dibangun ketika market terasa lambat dan penuh keraguan.

READ  DPD KNPI Bogor Bimtek Pemuda Mengenai "Content Creator" di Era Digital

Secara psikologis, kondisi ini juga memunculkan pola yang terus berulang di market crypto: banyak investor berharap harga turun lebih dalam agar bisa membeli lebih murah, tetapi ketika harga mulai bergerak naik, muncul penyesalan karena belum melakukan positioning lebih awal.

Menurut tim trading desk FLOQ, kondisi makro saat ini memang masih menunjukkan kecenderungan risk-off dan belum terdapat katalis positif besar yang dapat mendorong penguatan Bitcoin secara agresif dalam jangka pendek.

Namun justru dalam fase seperti inilah sebagian investor jangka panjang mulai memisahkan noise jangka pendek dari tren adopsi yang lebih besar.

“Sebagai investor jangka panjang, saya pribadi selalu percaya bahwa periode market sideways adalah waktu untuk repositioning secara berkala. Saat market terasa datar dan banyak orang mulai kehilangan momentum, saya justru selalu ingat bahwa di fase seperti inilah kesempatan sering mulai dibangun.

Bagi saya, investasi bukan hanya tentang mengejar kenaikan harga jangka pendek, tetapi tentang disiplin membangun posisi, memahami siklus market, dan tetap rasional di tengah ketidakpastian global. Karena dalam banyak kasus, momentum besar biasanya tidak dimulai saat semua orang sudah optimis, tetapi ketika market masih terasa tenang.”

— Yudhono Rawis, CEO and Founder FLOQ

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Investor Pemula?

Dalam kondisi market seperti sekarang, investor pemula sebaiknya menghindari keputusan emosional yang dipicu oleh headline jangka pendek atau fear market sementara.

FLOQ melihat bahwa banyak investor baru sering terjebak dalam dua kesalahan utama saat market sideways:

1.    terlalu cepat panic selling ketika market terkoreksi,

2.    atau langsung mengejar altcoin hanya karena terlihat “murah”.

Padahal dalam kondisi makro yang masih penuh ketidakpastian, pendekatan yang lebih disiplin justru menjadi lebih penting.

READ  Hunian Semakin Dinamis, BRI Finance Hadirkan Solusi Dana Tunai untuk Kebutuhan Renovasi Rumah

Untuk investor pemula, strategi yang lebih aman biasanya adalah:• melakukan akumulasi secara bertahap dibanding all-in dalam satu harga,• membatasi ukuran posisi,• fokus pada aset dengan likuiditas dan adopsi lebih besar seperti Bitcoin,• serta memahami bahwa market crypto kini semakin dipengaruhi dinamika makro global, bukan hanya hype media sosial semata.

Pendekatan seperti Dollar Cost Averaging (DCA) juga mulai kembali banyak dibicarakan di tengah market yang bergerak datar, terutama bagi investor yang ingin membangun eksposur jangka panjang tanpa harus mencoba menebak titik bottom market secara presisi.

Bagaimana dengan Trader Aktif?

Bagi trader aktif, kondisi market saat ini menuntut pendekatan yang lebih defensif dibanding beberapa bulan sebelumnya.

FLOQ mencatat bahwa saat institusi mulai mengalihkan dana dari altcoin menuju Bitcoin, maka aset dengan volatilitas tinggi berpotensi mengalami tekanan yang lebih besar ketika sentimen global memburuk.

Dalam situasi seperti ini, trader biasanya mulai:• mengurangi ukuran leverage,• mempercepat profit taking,• memperketat stop-loss,• dan lebih selektif memilih aset yang memiliki strength relatif dibanding market.

Alih-alih memaksa mencari trade setiap hari, sebagian trader berpengalaman justru lebih fokus menjaga modal dan menunggu momentum dengan risk-reward yang lebih jelas.

Karena pada akhirnya, bertahan di market sering kali lebih penting daripada memaksakan entry di setiap pergerakan kecil.

Fokus Investor Jangka Panjang Mulai Bergeser

Sementara itu, investor jangka panjang mulai kembali memperhatikan tren adopsi institusional yang terus berkembang di balik volatilitas jangka pendek.

Meningkatnya dominasi Bitcoin dalam arus dana institusional memperlihatkan bahwa BTC semakin dipandang sebagai aset defensif utama di sektor crypto saat ketidakpastian global meningkat.

Bagi investor jangka panjang, fase market seperti sekarang biasanya lebih digunakan untuk:• membangun posisi secara bertahap,• menjaga disiplin alokasi aset,• dan membedakan noise jangka pendek dari tren makro yang lebih besar.

READ  Maraknya Tambang Ilegal di Bawen Semarang Bikin Heboh, Warga Ungkap Praktik Gelap di Balik Tebing

Karena dalam banyak siklus market sebelumnya, peluang sering kali mulai dibangun bukan saat market sudah euphoric, melainkan ketika semuanya masih terasa flat dan membosankan.

Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan merupakan saran finansial maupun investasi. Selalu lakukan riset dan pertimbangan risiko sebelum melakukan investasi aset digital.

Tentang FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia.

FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App download dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article KAI Bandara GELAR SOSIALISASI KESELAMATAN DI JPL 683 STASIUN WATES
Next Article Libur Panjang Waisak dan Hari Lahir Pancasila 2026, JTT Pastikan Kesiapan Layanan Operasional di Wilayah Trans Jawa
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
PTPP Raih Proyek RSUD Mamuju Tengah Rp143,09 Miliar, Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan dan Program Prioritas Presiden Prabowo
Featured
Menegaskan Dominasi Lokal, QUADRA dan Roman Hadirkan Inovasi Material Berstandar Global
Berita Istana
India dan Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis dalam Pertemuan Komisi Bersama ke-8 di New Delhi
Berita Istana
Igloo Perkenalkan Igi, AI Penjual Polis Asuransi Perjalanan
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI

You May also Like

Berita Istana

KAI Logistik Siap Tingkatkan Kapasitas Angkut Peti Kemas Ke Semarang

Senin, 11 Mei 2026 13:13
Berita IstanaPendidikan

Warsito Direktur utama PT Berita Istana Negara , Sigit Pamungkas Bupati Sragen

Jumat, 14 November 2025 18:46
Keterangan gambar: Beredar video asusila yang diduga melibatkan dua oknum pelajar dari dua sekolah menengah di wilayah Gemolong, Kabupaten Sragen. (Foto: tangkapan layar video)
Berita IstanaPendidikan

Sragen Geger! Beredar Video Mesum 2 Oknum Pelajar Diduga dari Dua Sekolah Ternama di Gemolong

Kamis, 19 Februari 2026 14:05
Berita Istana

Pernyataan Tak Berdasar Oknum Kades di Ciamis “Tantang” Wartawan, Vio Sari Angkat Bicara

Minggu, 23 November 2025 15:28
Show More
  • More News:
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA POLDA JATENG
  • BERITA ISTANA SEMARANG
  • BERITA ISTANA BOYOLALI
  • BERITA ISTANA POLRES SRAGEN
  • BERITA ISTANA PAPUA
  • BERITA ISTANA SOLO
  • BERITA ISTANA KARANGANYAR
  • BUPATI SRAGEN
  • BERITA ISTANA BALI
  • BERITA ISTANA JABAR
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir

©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana.
Design by ADJDEV

Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?