Minggu, 27 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

CARA GADAI BARANG YANG AMAN: 7 HAL YANG WAJIB DICEK SEBELUM MENYERAHKAN ASET

vritimes
Last updated: Kamis, 13 Agustus 2026 01:55 1:55:20 am
By vritimes
Share
4 Min Read
SHARE
Ingin menggadaikan barang? Jangan hanya mencari pencairan tertinggi. Periksa legalitas OJK, biaya, penyimpanan, nilai appraisal, jatuh tempo, dan Surat Bukti Gadai.

Ketika membutuhkan dana dalam waktu relatif cepat, gadai menjadi salah satu alternatif yang dapat dipertimbangkan karena dana diperoleh dengan menjadikan aset tertentu sebagai jaminan.

Jangan memilih tempat gadai hanya berdasarkan besarnya dana yang ditawarkan.

Keamanan aset, legalitas perusahaan, struktur biaya, hingga mekanisme apabila terjadi keterlambatan sama pentingnya. Berikut tujuh hal yang sebaiknya diperiksa.

1. Pastikan Perusahaan Pergadaian Berizin OJK

Ini adalah pemeriksaan pertama. OJK menganjurkan masyarakat memilih perusahaan pergadaian yang terdaftar dan berizin. Jangan hanya percaya kepada tulisan “terpercaya”, “aman”, atau “resmi” dalam sebuah iklan. Verifikasi perusahaan dan informasi izinnya.

Sebagai contoh, PT deGadai Solusi Digital memperoleh izin usaha perusahaan pergadaian berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-31/D.05/2023 tanggal 10 Mei 2023.

2. Ketahui Nilai Pasar Barang Anda

Sebelum datang, lakukan riset sederhana. Jika barangnya mobil, cari harga kendaraan dengan tahun, tipe, kilometer dan kondisi yang sebanding. Jika berupa jam tangan atau tas mewah, lihat transaksi di pasar preloved untuk model serupa.

Harga beli tidak selalu sama dengan nilai gadai. Nilai sebuah aset dapat berubah karena depresiasi, kondisi, likuiditas pasar, kelengkapan, keaslian, model hingga permintaan.

3. Tanyakan Cara Barang Dinilai

Perusahaan pergadaian perlu menilai barang karena aset tersebut menjadi jaminan atas dana yang diberikan. Untuk barang luxury, faktor keaslian menjadi sangat penting. Pada tas branded, pemeriksaan dapat meliputi material, jahitan, hardware, serial atau date code, kondisi, model hingga bukti autentikasi.

deGadai juga menyediakan pemeriksaan tas branded menggunakan Entrupy, teknologi autentikasi yang melakukan analisis terhadap karakteristik fisik produk.

4. Jangan Hanya Bertanya “Bunganya Berapa?”

Tanyakan total biaya, bukan hanya bunga. Dalam layanan pergadaian dapat terdapat komponen biaya yang relevan dengan transaksi, sehingga konsumen perlu memahami angka rupiah keseluruhan yang harus dibayar.

Pertanyaan yang lebih tepat: “Jika saya menerima dana Rp50 juta dan menebus pada tanggal X, berapa total uang yang harus saya bayarkan?”

 

5. Pastikan Cara Penyimpanan Barang

Barang bernilai tinggi seperti mobil, Rolex, Hermès, Chanel, laptop atau perhiasan memerlukan perlakuan yang sesuai. OJK mewajibkan perusahaan pergadaian memiliki tempat penyimpanan yang memenuhi persyaratan keamanan dan keselamatan serta mengasuransikan barang jaminan sebagai bagian dari mitigasi risiko.

·       Di mana barang saya disimpan?

·       Apakah barang diasuransikan?

·       Bagaimana prosedur pengamanannya?

6. Baca Surat Bukti Gadai Sebelum Menandatangani

Jangan terburu-buru. Perhatikan jumlah pinjaman, periode gadai, biaya, tanggal jatuh tempo, mekanisme pelunasan, ketentuan perpanjangan dan konsekuensi apabila kewajiban tidak diselesaikan. Setelah menerima Surat Bukti Gadai, simpan dokumen tersebut dengan baik.

7. Pastikan Sudah Punya Exit Plan

Sebelum menggadaikan aset, tanyakan: “Uang untuk menebus barang ini nanti berasal dari mana?”

Sumbernya bisa berupa invoice klien yang cair dua minggu lagi, bonus tahunan, pembayaran proyek, hasil penjualan stok, atau sumber dana lain yang sudah cukup terukur. Jika jawabannya hanya “nanti cari lagi”, sebaiknya hitung ulang kemampuan pembayaran.

Gadai Bukan Sekadar Mendapatkan Dana Cepat

Gadai yang sehat bukan tentang mendapatkan dana sebesar-besarnya. Tujuannya adalah memperoleh likuiditas sesuai kebutuhan dengan biaya dan risiko yang sudah dipahami, kemudian mendapatkan kembali aset setelah kewajiban diselesaikan.

Karena itu, legalitas, transparansi dan kemampuan melunasi harus datang sebelum pencairan. PT deGadai Solusi Digital merupakan perusahaan pergadaian yang telah memperoleh izin usaha OJK KEP-31/D.05/2023.

Langkah Selanjutnya

Punya aset dan ingin mengetahui estimasi nilainya? Konsultasikan terlebih dahulu di deGadai.com sebelum mengambil keputusan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Odoo Accounting Membantu Perusahaan Menyusun Laporan Keuangan Lebih Cepat
Next Article Dua Hari Menuju Penutupan GIIAS 2026, Sudah Siap Wujudkan Mobil Impian Bersama BRI Finance Belum?
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
SMSI Jateng Gelar Konsolidasi Karesidenan Semarang, Jayanto Tekankan Kekompakan dan Profesionalisme
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Jiyanto Serukan Pengurus KSB SMSI Solo Raya harus Tetap Solid dan Hadir pada Pelantikan di Hotel Amantis Demak
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Peringati Hari Tani Nasional, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Petani Hutan
Warsito Pastikan Seluruh Pengurus SMSI Solo Raya Hadir pada Pelantikan 5 Oktober di Demak
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?