Minggu, 1 Nov 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaPT. BERITA ISTANA NEGARATNI & POLRI

Dari Taiwan, Mbak Suci Guncang Perhatian Publik, Warsito Sematkan Julukan Singa Betina Jawa Timur

Berita Istana
Last updated: Minggu, 1 November 2026 23:08 11:08:23 pm
By Berita Istana
Share
3 Min Read
SHARE

TULUNGAGUNG, – Sosok Suci, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Desa Suwaluh, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, menjadi perhatian publik. Perempuan yang saat ini bekerja di Taoyuan, Taiwan, tersebut dikenal melalui gaya komunikasinya yang blak-blakan dan keberaniannya menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan di daerah asalnya.

Meski berada ribuan kilometer dari kampung halaman, Suci tetap aktif mengikuti perkembangan Kabupaten Tulungagung. Melalui media sosial Facebook dan Instagram, ia kerap menyampaikan berbagai sorotan terkait infrastruktur, pelayanan publik, hingga persoalan penggunaan anggaran pembangunan yang menurutnya perlu mendapatkan perhatian.

Keberanian Suci dalam menyampaikan kritik membuat namanya semakin dikenal masyarakat. Ia bahkan kembali menjadi perbincangan setelah kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menyeret Bupati Tulungagung saat itu, Gatut Sunu Wibowo, pada April 2026. Suci menyampaikan bahwa kritik-kritik yang sebelumnya ia lontarkan merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi daerah, bukan sekadar mencari sensasi.

Atas keberaniannya menyuarakan aspirasi masyarakat, Warsito, selaku Direktur Utama PT Berita Istana Negara sekaligus Koordinator SMSI Solo Raya, memberikan julukan kepada Suci sebagai “Singa Betina Jawa Timur”.

Menurut Warsito, julukan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap keberanian seorang perempuan pekerja migran yang tetap peduli terhadap kampung halamannya, meskipun sedang mencari nafkah di luar negeri.

“Saya memberikan julukan Singa Betina Jawa Timur kepada Mbak Suci. Bukan tanpa alasan, tetapi karena keberaniannya menyampaikan kritik dan mengingatkan para pejabat agar tidak melupakan kepentingan masyarakat,” ujar Warsito, Minggu (1/11/2026).

XAUUSD Berpeluang Turun ke US$4.125, Ini Proyeksi Dupoin Futures
Aipda Agus, Polisi Desa yang Sukses Jadi Peternak Domba
BRI BO Tanah Abang Gelar BRILiaN Culture Festival, Perkuat Implementasi Budaya Kerja
Besi Datang Tepat Waktu, Ini yang Disiapkan Sentral Besi Pratama Putra
https://beritaistana.co.id/wp-content/uploads/2026/11/VID-20261101-WA0041.mp4

Warsito menilai, kritik yang disampaikan masyarakat merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi. Seorang pejabat publik harus terbuka terhadap masukan, koreksi, maupun kritik selama disampaikan dengan itikad baik dan berdasarkan fakta.

Ia juga mengapresiasi langkah Suci yang berani menyuarakan persoalan-persoalan daerah meskipun dirinya berada di Taiwan.
“Jangan melihat seseorang hanya dari tempat tinggal atau pekerjaannya. Walaupun Mbak Suci seorang PMI di Taiwan, kepeduliannya terhadap tanah kelahiran patut dihargai. Jarak ribuan kilometer tidak menghalangi seseorang untuk ikut mengawasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” tegas Warsito.

Lebih lanjut, Warsito mengingatkan bahwa kritik terhadap pejabat bukanlah bentuk permusuhan. Sebaliknya, kritik dapat menjadi bahan evaluasi agar penyelenggaraan pemerintahan semakin transparan, bertanggung jawab, dan berpihak kepada masyarakat.

Ia berharap Suci tetap menyampaikan aspirasi secara berimbang, mengedepankan data dan fakta, serta menjaga etika dalam bermedia sosial.

“Teruslah menyuarakan aspirasi masyarakat dengan cara yang bertanggung jawab. Kritik harus didukung bukti, bukan fitnah. Pejabat juga harus siap mendengar suara rakyat, bukan justru alergi terhadap kritik,” tambahnya.

Warsito menegaskan, masyarakat memiliki hak untuk mengawasi jalannya pemerintahan. Karena itu, setiap kritik yang disampaikan secara bertanggung jawab seharusnya dijadikan bahan introspeksi dan evaluasi bagi para pemangku kebijakan.
Julukan “Singa Betina Jawa Timur” yang disematkan Warsito kepada Suci pun menjadi simbol apresiasi atas keberanian dan kepeduliannya terhadap persoalan publik.

(Redaksi Mata Jateng)

TAGGED:BERITA ISTANA JATIMBERITA ISTANA TULUNGAGUNG
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Dugaan Oknum TNI Yonif 751 Raider Selingkuhi Istri Orang di Banyumas, Aan Mengaku Rumah Tangga Hancur dan Kasihan Anaknya
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Dugaan Oknum TNI Yonif 751 Raider Selingkuhi Istri Orang di Banyumas, Aan Mengaku Rumah Tangga Hancur dan Kasihan Anaknya
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Judi Sabung Ayam Diduga Masih Berdenyut di Kranggan, Publik Menanti Ketegasan Polres Kediri
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Warsito, Sosok di Balik 18 Portal Berita Online PT Berita Istana Negara
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
PSHT Leting 2001 Secabang Sragen Salurkan Bansos Air Minum untuk Warga Tangen dan Jenar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Warsito Tegaskan, 1 Hektare Bisa Hasilkan 5–6 Ton, Kilas Balik 1984 Pernah Capai 14 Ton
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?