NTB — Sosok Umar, pria yang dulu dikenal sebagai “Sultan Mandalika” karena mengaku memiliki kekayaan fantastis dan jaringan luas, kembali menjadi sorotan. Pria yang disebut pernah memiliki puluhan mobil mewah hingga mampu mendatangkan lebih dari 20 artis ibu kota itu kini justru diduga melibatkan diri dalam praktik janji manis yang merugikan orang lain. Salah satu korbannya adalah Direktur Utama PT Berita Istana Negara, Warsito.
Awal Pertemuan: Pendampingan Kasus Tanah Mandalika ; Pada Agustus 2024, Umar menghubungi tim dari PT Berita Istana Negara untuk meminta pendampingan terkait sebuah kasus tanah di kawasan Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Salah satu yang datang dalam rombongan tersebut adalah Warsito.
Dalam pertemuan itu, Umar mulai menunjukkan kedekatan dan kepercayaan diri, seolah-olah mampu menyelesaikan banyak urusan besar.
Namun belakangan, kedekatan tersebut justru menjadi pintu masuk bagi rangkaian permintaan uang yang dibungkus dengan bujuk rayu.
Bujuk Rayu dan Permintaan Uang Puluhan Juta ; Menurut keterangan Warsito, Umar meminta bantuan dana dengan alasan untuk keperluan tamu dari Jakarta — mulai dari pembayaran hotel, pembelian tiket, hingga kebutuhan lain.
“Adekku pinjam uang dulu buat bayar tiket dan hotel. Kaka kasih pinjam dulu ya, adekku, lima puluh juta,” begitu kira-kira rayuan yang disampaikan Umar kepada Warsito.
Warsito yang merasa ingin membantu, mencoba menghubungi istrinya. Setelah berdiskusi, istrinya, Sri Uminah, mentransfer sejumlah uang puluhan juta rupiah kepada Umar dengan perjanjian akan dikembalikan dalam waktu satu minggu.
Namun, belum genap seminggu, Umar kembali meminjam uang dengan alasan darurat. Istri Warsito kembali memberikan bantuan. Tetapi janji tinggal janji — pengembalian tak pernah terealisasi hingga bertahun-tahun.
Mulai Menagih Setelah Lebih dari Satu Tahun ; Sejak 2024 hingga pertengahan 2025, Warsito mengaku belum pernah menagih uang tersebut. Ia memilih menunggu itikad baik dari Umar.
Baru pada November 2025, ia mulai menagih kembali, menghubungi Umar melalui nomor telepon seseorang yang dikenal dekat dengan Umar bernama Gondrong.
Melalui perantara itu, Umar berjanji akan mengembalikan uang pada hari Jumat.
Namun hingga berita ini diterbitkan, tak ada kabar maupun pengembalian dana dari Umar.
Nama Besar “Sultan Mandalika” yang Kini Kontras ; Umar selama ini dikenal publik sebagai sosok flamboyan. Ia mengklaim memiliki kekayaan “ratusan hingga ribuan miliar”, sekitar 34 unit mobil, dan mengaku pernah mendatangkan 23 artis ibu kota untuk sebuah acara di Semarang.
Namun klaim besar itu kini justru berbanding terbalik dengan kenyataan. Bermodal mulut manis, janji manis, dan rayuan yang meyakinkan, Umar justru diduga membuat banyak orang tersangkut persoalan finansial dengannya.
Peringatan Warsito: Jangan Sampai Ada Korban Baru ; Warsito menegaskan bahwa ia menjadi korban karena belum mengetahui cerita sebenarnya mengenai sepak terjang Umar.
Ia berharap masyarakat dan pihak mana pun yang berinteraksi dengan Umar agar lebih berhati-hati, tidak mudah tergiur janji, serta selalu mencatat dan memverifikasi setiap transaksi.
“Saya hanya berharap tidak ada korban lain. Hati-hati dengan janji manis dan gaya bicara Umar,” tegas Warsito.
Himbauan Redaksi
Berita ini akan selalu tayang setiap minggu sekali sebagai bentuk komitmen redaksi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan mencegah munculnya korban-korban lain.
Kami mengajak seluruh pembaca untuk tetap waspada, melakukan pengecekan informasi sebelum mengambil keputusan, serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan praktik yang merugikan masyarakat.
Redaksi juga membuka ruang bagi warga yang ingin memberikan informasi, pengaduan, atau klarifikasi terkait isu serupa, demi terciptanya pemberitaan yang berimbang dan akurat.
Untuk informasi, pengaduan, atau klarifikasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi redaksi:
📧 Email: ptberitaistananegara@gmail.com
📞 Telepon: 0852-5751-5757