Minggu, 27 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Gubuk Reyot di Jantung Girimargo Miri, Ketua DPRD Sragen Suparno Turun Tangan

Berita Istana
Last updated: Senin, 3 November 2025 12:07 12:07:22 pm
By Berita Istana
Share
5 Min Read
SHARE

SRAGEN. Di ujung jalan tanah yang membelah hamparan sawah Desa Girimargo, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, berdiri sebuah gubuk reyot. Dinding bambunya sudah keropos, atapnya bocor, dan tiang penyangganya miring seolah tengah berjuang agar tidak tumbang. Di dalam bangunan sederhana itu hidup Dewi Sugiyanti, 48 tahun, seorang janda yang telah tinggal di lokasi tersebut selama dua dekade.

Yang ironis, gubuk itu hanya berjarak sekitar 200 meter dari Balai Desa Girimargo. Sangat dekat dengan pusat pemerintahan desa, tetapi seolah berada di ruang yang tak terlihat. Dua puluh tahun Dewi tinggal di sana, dua puluh tahun pula ia menunggu perhatian yang tak kunjung datang.

“Yang pernah saya terima cuma bantuan beras dari Pak Jokowi dulu, tiga kali itu saja,” ucap Dewi pelan sambil menunduk, memandang lantai tanah nya yang lembab dan berdebu.

Setiap pagi, Dewi berjalan kaki menuju sawah warga. Ia bekerja sebagai buruh tani serabutan: menanam, menyiangi, atau memanen padi milik orang lain. Upahnya cukup untuk membeli sedikit beras, garam, dan sesekali minyak goreng. Dengan wajah lelah namun tetap tegar, Dewi hanya berkata singkat, “Hidup ya dijalani saja, Mas. Yang penting bisa makan.”

Warga mengetahui perjuangan Dewi, tetapi seperti banyak kisah di pelosok negeri, simpati sering tak berubah menjadi aksi nyata. Gubuk bambu itu tetap berdiri rapuh di tengah desa, menjadi saksi dari ironi pembangunan yang belum sepenuhnya merata.

Kabar mengenai kondisi rumah Dewi Sugiyanti memantik perhatian Ketua DPRD Sragen, Suparno. Ia memastikan penanganan cepat terhadap kondisi tersebut.

TK PGRI Plumbungan I Jadi Sorotan: Dugaan Kekerasan Seksual Anak, Orang Tua Murid Resah dan Minta Tindakan Tegas
Kementerian Dalam Negeri Gelar Rapat Kerja Bersama K/L untuk Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Menuju Target 8 Persen
Bukan Sekadar Titik Transit, Stasiun Dukuh Atas Hubungkan Berbagai Pusat Aktivitas di Jabodebek
Bukan Cuma Hijab Paris Polos, napocut Kenalkan 4 Variasi Hijab Segiempat Paris Tegak Paripurna

“Keluarga tersebut masuk desil 4. Dua orang sudah dapat PBI JK, yaitu Dewi Sugiyanti dan Muhammad Joko Susilo. Satu anggota keluarga lain KIS-nya aktif sebagai karyawan PT. Dewi Sugiyanti juga calon penerima BLTS Kesra dan sudah diverifikasi layak oleh desa,” jelas Suparno melalui sambungan telepon.

Meski berbagai bantuan tercatat, Suparno mengakui bahwa kondisi fisik rumah membutuhkan penanganan segera. Ia menyatakan komitmennya untuk mengecek langsung kondisi Dewi.

“Saya insya Allah ke lokasi besok. Ayo bergerak untuk kemanusiaan. Tahun depan saya bantu lewat aspirasi untuk warga yang tertinggal,” tegasnya.

Suparno juga mengapresiasi masyarakat yang mengangkat isu ini, karena menurutnya pengawasan publik penting agar program bantuan tepat sasaran.

Pemerintah desa menyebut Dewi telah diverifikasi layak menerima bantuan tambahan. Masyarakat berharap langkah cepat ini menjadi pintu bagi warga rentan lainnya di Girimargo dan wilayah Sragen.

Di bawah langit senja Miri, gubuk sederhana itu kini membawa harapan baru. Semoga rumah rapuh yang nyaris menyerah pada waktu itu segera berganti menjadi tempat tinggal yang lebih layak. Sebab, seperti kata Dewi, yang ia butuhkan hanyalah kesempatan untuk hidup lebih manusiawi, bukan belas kasihan.

Dan di hadapan keteguhan seorang perempuan desa yang bertahan dalam senyap, mungkin justru di situlah letak kemewahan hati yang tak semua orang punya.

Ketua DPRD Kabupaten Sragen, Suparno, melalui anggota DPRD dari Dapil Sragen 3 yang meliputi Kecamatan Tanon, Miri, dan Sumberlawang, Nugroho Sulistyo, menindaklanjuti laporan warga terkait kondisi rumah tidak layak huni di wilayah Desa Girimargo, Kecamatan Miri.

Hari ini, Senin 3 November, Nugroho Sulistyo turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan memastikan kondisi rumah reyot yang selama ini menjadi tempat tinggal warga setempat.

“Kami menerima informasi dari masyarakat mengenai adanya rumah yang tidak layak huni. Maka hari ini kami datang untuk melihat langsung kondisi di lapangan dan mencari solusi terbaik,” ujar Nugroho di sela kunjungannya.

Dalam peninjauan tersebut, Nugroho mendapati kondisi rumah yang memprihatinkan. Dinding bambu yang mulai lapuk, atap bocor, serta penopang bangunan yang tampak rapuh memperlihatkan betapa rentannya bangunan itu jika terus ditempati tanpa perbaikan.

Menurutnya, pemerintah daerah bersama DPRD akan segera berkoordinasi untuk memastikan keluarga tersebut mendapatkan bantuan yang sesuai, baik melalui program bedah rumah maupun skema bantuan sosial lainnya.

“Pemerintah tidak akan tinggal diam. Kami akan dorong agar bantuan bisa segera direalisasikan. Ini soal kemanusiaan dan hak warga untuk tinggal di tempat yang layak,” tegasnya.

Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen DPRD Sragen dalam menyerap aspirasi serta melayani kebutuhan masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi kurang mampu.(iTO)

TAGGED:BERITA ISTANA SRAGEN
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Korupsi, Kades Jumantoro Resmi Dilaporkan ke Kejari Karanganyar
Next Article Operasi Patuh Candi 2025, Polres Jepara Bersama Dishub Gelar Ramp Check di Garasi Bus
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
SMSI Jateng Gelar Konsolidasi Karesidenan Semarang, Jayanto Tekankan Kekompakan dan Profesionalisme
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Jiyanto Serukan Pengurus KSB SMSI Solo Raya harus Tetap Solid dan Hadir pada Pelantikan di Hotel Amantis Demak
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Peringati Hari Tani Nasional, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Petani Hutan
Warsito Pastikan Seluruh Pengurus SMSI Solo Raya Hadir pada Pelantikan 5 Oktober di Demak
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?