Rabu, 14 Okt 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • BERITA ISTANA RIAU
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Featured

Mengelola Uang Makan Harian agar Keuangan Tetap Teratur

Berita Istana
Last updated: Kamis, 24 September 2026 02:44 2:44:06 am
By Berita Istana
Share
6 Min Read
SHARE

Uang makan menjadi salah satu pengeluaran yang hampir selalu muncul setiap hari. Jika tidak diperhatikan, pengeluaran untuk sarapan, makan siang, makan malam, kopi, atau camilan bisa membuat anggaran bulanan cepat berkurang.

Karena itu, mengatur uang makan harian dapat membantu kamu mengetahui berapa banyak dana yang digunakan sekaligus menentukan jumlah yang bisa disisihkan untuk kebutuhan lain. Kebiasaan sederhana ini juga dapat menjadi langkah awal untuk menabung harian.

Kenapa Uang Makan Harian Perlu Diatur?

Pengeluaran makan biasanya termasuk kebutuhan rutin, tetapi nominalnya dapat berbeda setiap hari. Misalnya, makan siang di kantor mungkin memiliki biaya berbeda ketika kamu memilih memasak sendiri atau membawa bekal.

Tanpa batas pengeluaran yang jelas, selisih beberapa ribu rupiah setiap hari bisa terakumulasi menjadi jumlah yang cukup besar dalam satu bulan.

Dengan mencatat uang makan, kamu dapat:

BRI Finance Hadir di BRI Consumer Expo 2026 Medan, Tawarkan Solusi Pembiayaan Kompetitif
Menjadi Provider WhatsApp API Termurah, Api.co.id Sukses Akuisisi 100 Perusahaan Kurang dari 1 Bulan
Jamuan Kenegaraan Xi Jinping – Donald Trump: Soroti Pengaruh Baru Industri Teknologi Global
Perjalanan Kereta Api Kembali Normal, KAI Daop 2 Bandung Pastikan Tidak Ada Kerusakan Prasarana maupun Infrastruktur Operasional Pasca Gempa Pangandaran

– Mengetahui rata-rata pengeluaran makan setiap hari.

– Menentukan batas anggaran makan.

– Melihat pengeluaran yang bisa dikurangi.

– Menyisihkan dana untuk tujuan keuangan lainnya.

– Mengevaluasi kebiasaan pengeluaran setiap bulan.

Cara Mengatur Uang Makan Harian

Ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba untuk mengelola uang makan.

  1. Tentukan Anggaran Makan

Mulai dengan menghitung jumlah dana yang tersedia untuk kebutuhan makan dalam satu bulan. Setelah itu, bagi berdasarkan jumlah hari atau frekuensi makan yang kamu perlukan.

Misalnya, kamu menyiapkan Rp1.500.000 untuk makan selama 30 hari. Secara sederhana, rata-rata anggaran yang tersedia adalah Rp50.000 per hari.

Angka tersebut dapat menjadi batas awal. Jika suatu hari pengeluaran lebih rendah, selisihnya dapat disimpan untuk kebutuhan lain.

  1. Catat Pengeluaran Setiap Hari

Catat setiap pengeluaran yang berkaitan dengan makanan dan minuman, termasuk kopi atau camilan.

Dari catatan tersebut, kamu dapat membandingkan pengeluaran dengan anggaran yang sudah ditentukan.

  1. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Tidak semua pengeluaran makanan memiliki prioritas yang sama. Makan utama merupakan kebutuhan, sedangkan kopi, camilan, atau pesan makanan tertentu bisa menjadi pengeluaran tambahan.

Bukan berarti pengeluaran tambahan harus selalu dihilangkan. Kamu dapat memasukkannya ke dalam anggaran agar tetap bisa menikmati makanan atau minuman yang disukai tanpa mengabaikan kebutuhan lainnya.

  1. Manfaatkan Bekal atau Masak Sendiri

Membawa bekal atau memasak sendiri dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengatur pengeluaran makan. Namun, tetap perhitungkan biaya bahan makanan, gas, dan kebutuhan lain agar dapat dibandingkan dengan biaya membeli makanan.

Pilih cara yang paling sesuai dengan rutinitas dan anggaranmu.

  1. Sisihkan Selisih untuk Menabung

Jika pengeluaran makan hari itu lebih rendah dari anggaran, selisihnya dapat langsung disisihkan.

Misalnya, kamu menetapkan anggaran Rp50.000 untuk makan dalam sehari, tetapi hanya menghabiskan Rp40.000. Selisih Rp10.000 dapat dipisahkan dari dana yang akan digunakan untuk pengeluaran berikutnya.

Kebiasaan seperti ini dapat menjadi bentuk menabung harian dengan nominal yang disesuaikan dengan kemampuan.

Tips Menabung Harian dari Uang Makan

Tips menabung harian tidak harus dimulai dengan nominal besar. Yang lebih penting adalah menentukan jumlah yang realistis dan konsisten menyisihkannya.

Kamu bisa mencoba beberapa cara berikut:

  1. Tentukan nominal yang realistis

Pilih nominal yang tidak mengganggu kebutuhan utama. Misalnya, mulai dari Rp5.000 atau Rp10.000 per hari.

  1. Pisahkan dana tabungan

Jangan mencampurkan dana yang sudah disisihkan dengan uang yang digunakan untuk makan atau kebutuhan sehari-hari.

  1. Gunakan target sederhana

Tentukan tujuan dari dana yang dikumpulkan, seperti dana untuk kebutuhan tertentu atau tujuan keuangan jangka pendek.

  1. Catat perkembangannya

Mencatat jumlah yang sudah terkumpul dapat membantu melihat perkembangan tabungan dan mengevaluasi kebiasaan menabung.

Menabung Harian dengan Tabungan NOW

Setelah menyisihkan sebagian uang makan, kamu dapat memisahkan dana tersebut ke rekening tabungan agar tidak tercampur dengan uang yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Tabungan NOW di aplikasi neobank dari Bank Neo Commerce. Tabungan NOW dapat digunakan untuk menyimpan dana dan melakukan transaksi perbankan sehari-hari. Saat ini, Tabungan NOW menawarkan bunga kompetitif* yang cair harian. 

Dengan memisahkan dana secara rutin, kebiasaan menabung harian dapat dilakukan dengan nominal yang disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing.

***

Fitur, suku bunga, biaya, dan ketentuan Tabungan NOW dapat berubah sesuai informasi produk yang berlaku.

*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 30 September 2026 adalah 3,75% per tahun.

Jika ingin mulai menggunakan Tabungan NOW, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Tabungan NOW di website resmi Bank Neo Commerce.  

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI
Next Article BP Tapera Perluas Sosialisasi KPR Sejahtera FLPP, Dorong Masyarakat Miliki Rumah Pertama
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
BRI Finance Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Program TJSL di Tabanan Bali
ELBEHA Barometer: Abaikan Narasi Oknum yang Diduga Sakit Hati, PWI Kabupaten Semarang Harus Tetap Kompak dan Jaga Marwah
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Dukung Ekspansi Sektor Produktif, PT Bank IBK Indonesia Tbk Ikut Berpartisipasi Kucurkan Fasilitas Melalui Kredit Sindikasi Sebesar Rp225 Miliar kepada PT Permata Hijau Palm Oleo (“PHPO”)
Featured
BRI BO Kemayoran Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Featured
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?