Senin, 28 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Featured

Tampil di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Besutan Founder Indonesia Temui 78 Pengunjung dan Buka Pembicaraan Kolaborasi dengan Komunitas Kesehatan Mental

Berita Istana
Last updated: Senin, 28 September 2026 06:55 6:55:45 am
By Berita Istana
Share
7 Min Read
SHARE

Sanct, sosial media untuk sahabat dekat dan keluarga yang didirikan founder asal Indonesia, Sion Abednego, menemui 78 pengunjung selama dua hari di booth SF09, Showcase Zone Tech in Asia Conference 2026, Sands Expo and Convention Centre, Singapura, pada 15–16 September. Sebagian besar pengunjung adalah founder startup, disusul penggerak komunitas dan tim korporasi; dua investor institusi dan satu family office juga mampir. Percakapan yang paling membekas bagi Sion adalah soal kesehatan mental, dan Sanct kini membuka pembicaraan awal dengan pelaku usaha dan penggerak komunitas di sektor kesehatan mental dan social enterprise. Sanct kini memiliki lebih dari 350 pengguna aktif, dan 1.600 orang di daftar tunggu sedang diundang masuk secara bertahap. Episode 4 dari seri film pendek Sanct tayang pada Selasa (22/9) pukul 16.00 WIB.

Topi “being there” sudah habis sebelum hari kedua berakhir. Selama dua hari Tech in Asia Conference 2026, 78 pengunjung tercatat di booth Sanct, SF09 di Showcase Zone, Sands Expo and Convention Centre, Singapura, untuk bertemu pendirinya, menambahkan Sanct ke layar utama ponsel, dan membawa pulang swag.

Sebagian besar pengunjung adalah founder startup. Kelompok terbesar kedua adalah penggerak komunitas, disusul tim korporasi. Dua investor institusi dan satu family office juga mendatangi booth.

Bagi Sion Abednego, pendiri Sanct yang berasal dari Indonesia, ini kali kedua tampil di Tech in Asia Conference setelah edisi Jakarta tahun lalu, dan kali pertama membuka booth di Singapura, negara tempat perusahaannya, Sanct Social Pte. Ltd., terdaftar. 

Berteman dimulai dari bertemu langsung

Di Sanct, teman pertama ditambahkan dengan bertemu langsung dan saling memindai kode QR. Fitur pencarian dan saran pertemanan baru terbuka setelah pengguna punya lima teman, dan hanya menjangkau teman dari teman. Di booth, pengunjung melakukan persis itu: menambahkan Sanct ke layar utama ponsel, dan sebagian langsung saling menambahkan di tempat.

Lintasarta Perkuat Fondasi Transformasi AI Indonesia Melalui Intelligent Core
Kampus Pertama dan Terbaik Penyelenggara Kuliah Online di Indonesia Sudah Buka Pendaftaran
Area Otista Raih Juara 2 Sportartcular BRI Region 6 Cabang Voli
Jamuan Kenegaraan Xi Jinping – Donald Trump: Soroti Pengaruh Baru Industri Teknologi Global

Pada Selasa (15/9) pukul 14.01 WIB, di tengah ramainya area pameran, Sanct meluncur di Product Hunt langsung dari booth.

Yang dibicarakan pengunjung

Percakapan yang paling diingat Sion bukan soal fitur. Beberapa pengunjung bercerita tentang teman mereka yang telah tiada karena persoalan kesehatan mental, dan berharap lingkaran yang lebih kecil, tempat orang menyadari ketika seseorang tiba-tiba diam, bisa menjadi salah satu cara untuk saling menjaga.

Percakapan itu sudah berbuah langkah. Sanct kini membuka pembicaraan awal dengan pelaku usaha dan penggerak komunitas di sektor kesehatan mental dan social enterprise untuk bekerja sama. Belum ada yang ditandatangani, dan belum ada nama yang dibagikan.

Persoalan ini juga dekat dengan Indonesia. Survei kesehatan mental remaja nasional pertama Indonesia, I-NAMHS, menemukan satu dari tiga remaja usia 10–17 tahun (34,9 persen) menunjukkan gejala masalah kesehatan mental dalam 12 bulan terakhir, dan satu dari dua puluh (5,5 persen) mengalami gangguan mental.

Sanct bukan layanan kesehatan mental. Gagasannya lebih kecil: tempat tanpa orang asing, tempat keluarga atau sahabat dekat berbagi momen yang nyata, saling menanyakan perasaan lewat check-in, dan yang berjauhan tetap bisa bertemu di ruang virtualnya.

Swag yang paling dicari

Topi krem “being there” paling cepat habis, sudah tidak tersisa di hari kedua. Tote bag “be there.” menyusul sebagai yang paling banyak diminta. Dari dua sticker pack, pengunjung paling sering memilih Sticker Pack 01 yang berwarna biru.

“Terima kasih kepada Tech in Asia. Ini kali kedua kami hadir di konferensi mereka setelah Jakarta tahun lalu, dan kali pertama kami membuka booth di Singapura,” ujar Sion Abednego, pendiri Sanct. “Tahun ini area pamerannya terasa lebih lega, dan sudut kopinya membuat orang berhenti sejenak dan mengobrol. Saya berterima kasih kepada semua yang datang ke SF09: para founder, penggerak komunitas, mahasiswa, dan mereka yang meluangkan waktu untuk bercerita tentang teman yang sudah pergi. Percakapan seperti itulah yang membuat saya terus membangun Sanct. Senang bertemu kalian semua.”

Bagaimana data pengguna diperlakukan 

Sanct tidak memiliki iklan maupun linimasa publik, dan tidak menjual data pengguna ke pihak ketiga. Pengguna memilih siapa yang bisa melihat setiap momen yang dibagikan: semua orang di lingkarannya, teman tertentu yang ia pilih, atau hanya dirinya sendiri. Sancty, teman kecil yang selalu ada kalau kamu butuh ditemani, memproses data hanya di dalam akun pengguna itu sendiri untuk merespons, dan data tersebut tidak digunakan untuk melatih model AI publik. Kebijakan privasi Sanct dapat dibaca di https://sanctsocial.app/privacy

Traction dan rencana

Sanct membuka closed beta pada 23 Agustus di Car Free Day kawasan Senayan, Jakarta; 147 orang mendaftar di hari pertama. Sepekan kemudian, Sanct memiliki lebih dari 150 pengguna aktif. Kini Sanct memiliki lebih dari 350 pengguna aktif, dan 1.600 orang di daftar tunggu sedang diundang masuk secara bertahap. Masa beta sudah berakhir. Sanct akan hadir pertama kali di Indonesia, Malaysia, dan Singapura dengan model freemium: fitur inti tetap gratis, sementara fitur premium yang bersifat opsional menyusul kemudian, tanpa iklan di kedua versi.

Episode 4 dari seri film pendek Sanct, yang mengikuti sebuah keluarga yang terpisah antara Jakarta dan Singapura, tayang di YouTube pada Selasa (22/9) pukul 16.00 WIB. Ceritanya melanjutkan akhir Episode 3: di dalam Sanctum.

Pendaftaran Sanct terbuka di https://sanct.social 

About Sanct Social

Sanct Social Pte. Ltd. adalah startup yang terdaftar di Singapura pada 2026 dan didirikan oleh Sion Abednego, pendiri tunggal asal Indonesia. Perusahaan ini mengembangkan Sanct, aplikasi personal networking untuk sahabat dekat dan keluarga. Di Sanct, teman pertama ditambahkan dengan bertemu langsung dan saling memindai kode QR, sehingga lingkaran tiap pengguna hanya berisi orang yang benar-benar dikenalnya, dan setiap momen yang dibagikan hanya sampai ke lingkaran itu. Pengguna ditemani Sancty, teman kecil yang selalu ada kalau kamu butuh ditemani. Sanct meluncur di Product Hunt pada 15 September 2026 dan akan hadir pertama kali di Indonesia, Malaysia, dan Singapura. Informasi lebih lanjut: https://sanct.social

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Momentum 6 Tahun Pasar Bahulak, Don Muzakir  Ketua Tani Merdeka dan DPR RI Hadir
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Momentum 6 Tahun Pasar Bahulak, Don Muzakir  Ketua Tani Merdeka dan DPR RI Hadir
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
SMSI Jateng Gelar Konsolidasi Karesidenan Semarang, Jayanto Tekankan Kekompakan dan Profesionalisme
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Jiyanto Serukan Pengurus KSB SMSI Solo Raya harus Tetap Solid dan Hadir pada Pelantikan di Hotel Amantis Demak
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Peringati Hari Tani Nasional, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Petani Hutan
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?