Selasa, 16 Jun 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
DaerahBerita Istana

Seram! Limbah Slek Es Cream PT AICE di Ngoro Industrial Park Diduga Diolah Jadi Es Krim oleh Oknum

Berita Istana
Last updated: Jumat, 22 Agustus 2025 15:34 3:34:18 pm
By Berita Istana
Share
7 Min Read
SHARE

Mojokerto – Dugaan pencemaran lingkungan oleh PT AICE kembali mencuat dan kini disertai temuan mengejutkan. Berdasarkan hasil investigasi warga bersama tim media, limbah slek dari pabrik yang berlokasi di Ngoro Industrial Park (NIP), Kavling D3B, Kutogirang, Mojokerto, diduga tidak hanya mencemari lingkungan tetapi juga diolah ulang menjadi es krim oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Limbah untuk Pakan Ternak, Ternyata Dibuat Es Krim : Informasi yang dihimpun menyebutkan, seorang warga yang mengambil limbah slek dari PT AICE berdalih akan memanfaatkannya sebagai pakan ternak bebek. Namun, setelah dilakukan pengecekan oleh tim investigasi, di lokasi milik warga tersebut tidak ditemukan adanya ternak bebek. Sebaliknya, ditemukan indikasi kuat bahwa limbah tersebut diolah kembali menjadi es krim dengan merek berbeda.

Temuan ini menimbulkan keresahan besar di masyarakat, karena selain mencemari lingkungan, praktik ini berpotensi membahayakan kesehatan publik.

Sebelumnya, permasalahan limbah PT AICE telah lebih dulu viral di platform TikTok melalui akun Mata Jatim. Video yang beredar memperlihatkan limbah cair meluber dari bak kontrol pabrik, mengalir ke jalan, masuk ke got, dan diteruskan ke saluran air menuju sungai serta area persawahan.

Masyarakat sekitar khawatir limbah tersebut meresap ke sumur warga dan memicu berbagai penyakit, mulai dari gangguan kulit, alergi, hingga potensi penyakit serius seperti kanker.

Fakta di Lapangan: Dugaan Kelalaian Pengelolaan Limbah, berdasarkan pengamatan tim investigasi, aliran limbah yang seharusnya dikelola melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) justru terlihat mencemari lingkungan sekitar. Temuan ini mengindikasikan adanya kelalaian serius atau bahkan kesengajaan dalam pengelolaan limbah.

Kesuksesan di Sragen, Tani Merdeka Sambangi Dinas Pertanian Bahas Penyerapan Bantuan Jagung 200 Ribu Hektar
LearningRoom dan Disdik Batola Evaluasi Program untuk 8.713 Siswa Aktif dan Rencana Student English Fest 2026
Bank Raya Raih Penghargaan Indonesia Popular Digital Product Awards 2026, Perkuat Posisi sebagai Bank Digital Pilihan Masyarakat
Maraknya Tambang Ilegal di Sukoharjo: Berjalan Lama, Diduga Dibekingi Oknum dan Ormas

Selain itu, tim menemukan praktik pembuangan cairan “slek” atau residu es krim dari PT AICE di lokasi lain di wilayah Mojosari. Informasi ini diperkuat oleh surat bermeterai yang ditandatangani HRD PT AICE, Andreas, yang menyatakan limbah tersebut non-B3. Namun, indikasi di lapangan mengarah pada kemungkinan limbah tergolong Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), yang seharusnya dikelola sesuai regulasi ketat.

READ  BRI Life Luncurkan Produk Asuransi Digital “MODI” (Mobile Digital Insurance), Proteksi Digital Tenang Maksimal

Mengacu pada Pasal 60 jo. Pasal 104 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH), dumping limbah tanpa izin merupakan tindak pidana dengan ancaman hukuman penjara hingga 3 tahun dan denda maksimal Rp3 miliar.

“Setiap orang dilarang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin.”

Jika terbukti benar, tindakan ini dapat berujung sanksi pidana dan administratif yang serius.

Media Berita Istana Negara (BIN) bersama tim hukum yang dikoordinasikan oleh Dedy Afriandi Nusbar akan melaporkan kasus ini ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), serta Direktorat Jenderal GAKUM. Seluruh bukti, termasuk video, foto, dan laporan pengaduan masyarakat, telah diamankan untuk diserahkan kepada pihak berwenang.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan publik dan kesehatan lingkungan. Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum segera turun tangan, melakukan investigasi menyeluruh, dan menindak tegas jika terbukti terjadi pelanggaran.

Allegations of environmental pollution involving PT AICE have resurfaced, this time accompanied by alarming findings. According to investigations conducted by local residents and media teams, sludge waste from the factory located in Ngoro Industrial Park (NIP), Kavling D3B, Kutogirang, Mojokerto, is suspected not only of polluting the environment but also of being illegally reprocessed into ice cream by unscrupulous individuals.

From Animal Feed to Ice Cream?
Information gathered indicates that a resident who collected the sludge waste from PT AICE initially claimed it would be used as duck feed. However, upon further inspection by the investigative team, no ducks were found at the resident’s location. Instead, strong indications emerged that the waste was being reprocessed into ice cream under a different brand.

READ  Polres Jepara Gelar Panen Raya Jagung Kuartal III di Desa Dorang, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

This revelation has sparked public outrage, as the practice poses both environmental and public health risks.

Previous Viral Incident
Earlier, PT AICE’s waste issue went viral on TikTok through the account “Mata Jatim.” The video showed wastewater overflowing from the factory’s control tank, running onto the streets, flowing into drains, and eventually entering rivers and rice fields.

Local residents fear the waste could seep into groundwater wells, potentially causing health problems ranging from skin irritation and allergies to more severe illnesses such as cancer.

On-Site Findings: Alleged Negligence in Waste Management
Investigators observed that the waste stream, which should have been processed through a Wastewater Treatment Plant (WWTP), appeared to be contaminating the surrounding environment. This suggests serious negligence—or possibly deliberate misconduct—in handling the waste.

Additionally, the team discovered instances of PT AICE’s sludge being dumped at other locations in Mojosari. Supporting documents include a stamped letter signed by PT AICE’s HR representative, Andreas, declaring the waste as non-hazardous (non-B3). However, field evidence raises concerns that the waste might actually fall under the category of Hazardous and Toxic Substances (B3), which requires strict regulatory management.

Legal Context and Potential Penalties
Under Article 60 in conjunction with Article 104 of Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection and Management (UU PPLH), dumping waste without a permit constitutes a criminal offense, carrying penalties of up to three years’ imprisonment and fines of up to IDR 3 billion.

“No person shall dump waste and/or materials into the environment without a permit.”

If proven true, these actions could lead to severe criminal and administrative sanctions.

READ  SHM Warga Bulusan Dibatalkan, Kuasa Hukum Soroti Putusan PTUN Semarang

Legal Action Underway
Berita Istana Negara (BIN), along with a legal team coordinated by Dedy Afriandi Nusbar, plans to report the case to the Environmental Agency (DLH), the Ministry of Environment and Forestry (KLHK), and the Directorate General of Law Enforcement (GAKUM). All evidence, including videos, photographs, and community reports, has been secured for submission to the authorities.

This case has become a matter of grave concern, as it involves public safety and environmental health. Local communities are urging regional governments and law enforcement to take immediate action, conduct a thorough investigation, and impose strict penalties if violations are confirmed.

(Redaksi | Berita Istana Negara)

TAGGED:BERITA ISTANA MOJOKERTO
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Warga Desa Mrisi Grobogan Heboh! Harga Pupuk Subsidi Tembus Rp145 Ribu, Petani Resah
Next Article Tolol Semua! Sosok yang Tantang Rakyat Indonesia, Ahmad Sahroni
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
Kasus yang Dilaporkan Yanti terhadap Ajun Diduga Belum Temui Titik Terang, Publik Pertanyakan Perkembangan Penanganan di Polda Sumsel
Berita Istana TNI & POLRI
Ribuan Warga Pati Padati Pengadilan Tipikor Semarang, Kawal Sidang Perdana Sudewo
Berita Istana TNI & POLRI
UU P2SK Resmi Disahkan, Nasib Industri Kripto RI Bakal Berubah?
Berita Istana
BINUS Dorong Pasar Bunga Rawa Belong Jadi Destinasi Florikultura
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI

You May also Like

Berita IstanaTNI & POLRI

Kades Purworejo Sragen Diringkus Polres Sragen atas Dugaan Korupsi dan SPJ Fiktif

Selasa, 11 November 2025 19:12
Berita IstanaPT. BERITA ISTANA NEGARA

Gawat! Inspektorat Sragen Periksa BUMDes Krida Utama Karangmalang Masaran

Rabu, 8 Oktober 2025 19:16
Berita IstanaDaerah

Tilep Uang Honor RT, Bendahara Desa Sanggung Sukoharjo Ditahan Kejaksaan

Kamis, 10 Juli 2025 08:31
Berita IstanaTNI & POLRI

Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dwi Subagio: Jangan Telan Mentah-mentah Informasi di Medsos

Jumat, 26 September 2025 09:25
Show More
  • More News:
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA SEMARANG
  • BERITA ISTANA POLDA JATENG
  • BERITA ISTANA BOYOLALI
  • BERITA ISTANA POLRES SRAGEN
  • BERITA ISTANA PAPUA
  • BERITA ISTANA SOLO
  • BERITA ISTANA KARANGANYAR
  • BERITA ISTANA BALI
  • BUPATI SRAGEN
  • BERITA ISTANA JABAR
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir

©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana.
Design by ADJDEV

Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?