Senin, 21 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

vritimes
Last updated: Senin, 3 Agustus 2026 10:12 10:12:24 am
By vritimes
Share
4 Min Read
SHARE

Peringatan Hari Anak Nasional 2026 dimanfaatkan drg. Ambar Puspitasari Sp.KGA untuk mengajak puluhan murid penyandang disabilitas belajar menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui pengalaman langsung selama menggunakan transportasi publik.

Edukasi kesehatan gigi dilaksanakan kepada 50 murid penyandang disabilitas beserta pendamping saat dalam perjalanan dengan dari Stasiun Halim menuju Stasiun Jatimulya.

Kegiatan ini dilaksanakan saat menyambut Hari Anak Nasional 2026 dengan tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” dan diikuti murid dari SLB B Negeri 11 Jakarta, SLB B Sekolah Pangudi Luhur, SLB B Negeri 3 Jakarta, dan SLB B Santi Rama Fatmawati Jakarta. Selama perjalanan, anak-anak diajak mengenal pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut melalui penyampaian materi cara menyikat gigi yang benar secara interaktif sehingga suasana belajar terasa lebih menyenangkan. Anak-anak diberikan pula kesempatan untuk memperagakan cara menyikat gigi yang benar menggunakan phantom gigi. Dalam kegiatan ini drg Ambar dibantu oleh drg Dini Larasati yang merupakan dokter gigi fungsional LRT Jabodebek.

Menurut drg. Ambar Puspitasari Sp.KGA, yang merupakan staf pengajar ilmu kedokteran Gigi Anak Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya Malang, kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut perlu ditanamkan sejak usia dini, termasuk kepada anak-anak penyandang disabilitas, dengan metode pembelajaran yang mudah dipahami dan menyenangkan.

“Anak-anak akan lebih mudah memahami materi ketika belajar melalui pengalaman yang menyenangkan. Edukasi Kesehatan gigi dan mulut tidak selalu harus dilakukan di ruang kelas. Perjalanan menggunakan transportasi publik juga dapat menjadi media belajar yang interaktif sehingga pesan mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut lebih mudah diterima,” ujar drg. Ambar.

Selain itu, peserta diajak menerapkan langkah sederhana untuk menjaga kesehatan gigi, di antaranya menyikat gigi dua kali sehari setelah sarapan dan sebelum tidur, mengonsumsi makanan bergizi, mengurangi makanan manis dan lengket, serta memeriksakan kesehatan gigi secara rutin setiap enam bulan sekali.

PTPN Group melalui PTPN IV Regional VII Dukung Peningkatan Kompetensi Aparatur Perkebunan Lewat Pelatihan Avenza Maps di Way Kanan
Dugaan Korupsi di Dinas Pendidikan Kalteng, Anggaran Smart Board Capai Rp930 Miliar, Keterlibatan Oknum Penegak Hukum Mencuat
Polda NTT Perkuat Sinergi Indonesia, Australia, dan Timor-Leste Jaga Perbatasan
Misteri Minyak Goreng Ilegal di Karangpelem: Pelaku Klaim di Back Up Oknum Anggota Polda Jateng

Setelah perjalanan menggunakan transportasi publik yakni LRT Jabodebek selesai, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan edukasi Kesehatan gigi dan mulut melalui sesi daring bersama beberapa staf pengajar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Brawijaya Malang, yaitu drg. Diena Fuadiyah, M.Si., drg. Neny Roeswahjuni, Sp.Ort., drg. Edina Hartami, Sp.KGA., dan drg. Amaliyah Nur Irianti, MdSc., Sp.KGA. Melalui Zoom Meeting, para dokter gigi tersebut berbagi pengetahuan mengenai kesehatan gigi anak antara lain penyebab gigi berlubang (karies) yaitu makanan yang manis dan lengket, bakteri dalam rongga mulut yang mampu mengubah gula menjadi zat asam, kondisi dan lingkungan rongga mulut dan struktur email gigi, serta lamanya waktu antara sisa makanan yang menempel pada gigi yang tidak segera dibersihkan. Keempat faktor ini merupakan pemicu kerusakan gigi, yang mulai terjadi di bagian email gigi dan proses infeksinya dapat berlanjut hingga ke akar gigi dan menimbulkan rasa sakit bahkan disertai pembengkakan pada gusi. Selain karies gigi, kebiasaan buruk pada anak dapat memengaruhi pertumbuhan gigi, seperti menghisap jempol, menggigit bibir atau kuku, bernafas melalui mulut hingga kebiasaan mengerot-kerot gigi saat tidur (bruxisme). Dampak dari kebiasaan buruk ini antara lain dapat menyebabkan gigi tongos, gigi berdesakan, kuku rusak, langit-lngit mulut menjadi dalam bahkan rasa sakit pada sendi rahang. Agar anak-anak memiliki gigi yang sehat, selain harus menyikat gigi secara teratur, anak-anak perlu membatasi makanan yang manis dan lengket, selalu mengkonsumsi makanan sehat dan berserat serta rutin control ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali. Gigi dan mulut yang sehat akan membantu fungsi pengunyahan baik sehingga meningkatkan asupan nutrisi ke dalam tubuh dan menunjang tumbuh kembang anak secara optimal.

Melalui kolaborasi antara tenaga kesehatan, dunia pendidikan, dan transportasi publik sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan, peringatan Hari Anak Nasional 2026 dapat menjadi pengalaman perjalanan dan pengetahuan yang dapat diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES. 

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik
Next Article Memilih Pelembap Bayi untuk Cuaca Tropis: Kenapa Tekstur Menentukan Kenyamanan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Menggeliat Lewat Rel Kereta: Menakar Wajah Baru Pariwisata dan Ekonomi Kebumen
Berita Istana
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Berita Istana
PT Akarsa Garment Indonesia Kembangkan Fasilitas Produksi Garmen untuk Memenuhi Kebutuhan Seragam dan Pakaian Kerja Perusahaan dari Berbagai Sektor
Berita Istana
BRI Finance Gandeng YBM BRILiaN Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?