Senin, 14 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaPendidikanPT. BERITA ISTANA NEGARA

Hasil Uji Kompetensi Ulang Perangkat Desa Gilirejo Sragen Mengejutkan, Desi Dyah Ayu Saputri Raih Nilai Tertinggi

Berita Istana
Last updated: Sabtu, 28 Juni 2025 08:48 8:48:46 am
By Berita Istana
Share
4 Min Read
SHARE

Sragen,  – Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen mencatat sejarah baru. Bukan hanya soal siapa yang lolos sebagai perangkat desa, tetapi juga tentang kemenangan keadilan atas dugaan manipulasi seleksi, perjuangan warga kecil melawan sistem yang tidak adil, dan akhirnya berhasil memenangkan kebenaran.

Setelah dua tahun penuh polemik, pengaduan, hingga investigasi dari Inspektorat, Desa Gilirejo akhirnya melaksanakan uji kompetensi ulang bagi calon perangkat desa di Universitas Tidar (Untidar), Magelang, pada Kamis (26/6/2025). Ujian ini merupakan tindak lanjut dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Inspektorat Kabupaten Sragen yang menyatakan bahwa seleksi sebelumnya cacat prosedur, karena menggunakan jasa LPPM ilegal yang mencatut nama kampus ternama.

Hasil ujian ulang ini mengejutkan banyak pihak. Desi Dyah Ayu Saputri, yang pada seleksi sebelumnya hanya menempati peringkat dua dan gagal dilantik, kini justru meraih nilai tertinggi, yakni 95 poin. Sementara Muhammad Syarifudin Assidiq, yang sempat dilantik melalui proses yang kini dianggap tidak sah, justru turun ke peringkat dua dengan nilai 74 poin.

Desi Dyah Ayu Saputri tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. Dalam pernyataannya kepada media pada Jumat (27/6/2025), ia menyebut hasil ini sebagai titik balik perjuangan panjang yang penuh tekanan.

“Dua tahun lalu saya pulang dengan kecewa. Hari ini saya pulang dengan kepala tegak. Kemenangan ini bukan untuk saya pribadi, tapi untuk kejujuran,” ucap Desi dengan mata berkaca-kaca.

Bagi warga Desa Gilirejo, hasil ini bukan sekadar data. Ini adalah validasi dari perjuangan panjang yang selama ini dianggap angin lalu.

SUCOFINDO Dukung Bus H2 DDF Pertama di Indonesia, Perkuat Ekosistem Hidrogen Nasional
Harga Emas Bergerak Negatif, Sentimen The Fed dan Dolar Jadi Penekan Utama
Siapa Sosok Oknum LSM GAKI Inisial MZ yang Ikut Campur di SPBU Ketoyan Boyolali? 
Memasuki Arus Mudik Lebaran, Pengiriman Hewan Peliharaan Via KAI Logistik Meningkat

“Selama ini kami dituduh hanya ribut karena kalah. Tapi sekarang terbukti, ternyata yang kami lawan memang proses yang tidak benar,” ungkap seorang tokoh pemuda Gilirejo yang menyaksikan pengumuman hasil ujian.

Nico Wauran, advokat dan tokoh masyarakat setempat, menyebut apa yang dilakukan Desa Gilirejo dapat menjadi preseden moral dan hukum bagi desa-desa lain yang juga menjadi korban seleksi perangkat desa bermasalah.

“Kami tidak sedang membela individu. Kami membela prinsip bahwa jabatan publik, sekecil apa pun, harus diperoleh secara sah dan adil,” ujar Nico.

Sebelumnya, kasus seleksi perangkat desa di Gilirejo menjadi sorotan publik setelah terungkap bahwa prosesnya dilakukan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ilegal yang mencatut nama Universitas Gadjah Mada (UGM).

“Desa Gilirejo menjadi salah satu dari empat desa yang diduga terjerat kerja sama bermasalah tersebut. Namun hanya Gilirejo yang berani secara terbuka mengambil langkah korektif,” imbuh Nico.

Langkah korektif ini, lanjutnya, bukan hanya seleksi ulang, tetapi simbol perlawanan terhadap sistem yang cacat. Ia menyebut Desa Gilirejo sebagai pelopor keberanian dan kejujuran.

“Desa kecil di ujung Sragen ini layak disebut pelopor—pelopor keberanian, pelopor kejujuran,” tegas Nico.

Keberhasilan seleksi ulang yang jujur dan transparan di Desa Gilirejo kini juga menyeret perhatian publik terhadap Pemerintah Kabupaten Sragen. Muncul pertanyaan, akankah desa-desa lain yang seleksinya bermasalah juga ditinjau ulang?

Langkah berani Desa Gilirejo membuktikan bahwa reformasi tata kelola bisa dimulai dari desa. Sebuah pelajaran berharga bahwa integritas dan keberanian dalam menegakkan keadilan bisa membawa perubahan nyata. (*)

TAGGED:BERITA ISTANA SRAGEN
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article Masa Penahanan Nikita Mirzani dan Asistennya Diperpanjang 30 Hari dalam Kasus Pemerasan
Next Article Suci Asal Pakel Tulungagung Kritik Kades lan Camat Sing Doyan Karaoke Mangku Pure lan LC
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
Jelang Penutupan GIIAS 2026, BRI Finance Perkuat Kemudahan Pembiayaan Mobil
Berita Istana
Tren Renovasi Hunian Meningkat, BRI Finance Dukung Masyarakat Wujudkan Rumah Lebih Nyaman
Berita Istana
Siapkan Penerbitan Obligasi Rp500 Miliar pada Kuartal IV 2026, BRI Finance Perkuat Diversifikasi Pendanaan
Berita Istana
Hisense Perpanjang Kemitraan Jangka Panjang dengan UEFA sebagai Mitra Resmi UEFA EURO 2028
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?