Minggu, 27 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita Istana

Indonesia–India Perkuat Kerja Sama Restorasi Kompleks Candi Prambanan

Berita Istana
Last updated: Rabu, 18 Maret 2026 22:38 10:38:09 pm
By Berita Istana
Share
5 Min Read
SHARE

Indonesia dan India memperkuat kerja sama pelestarian warisan budaya melalui rencana restorasi kompleks Candi Prambanan. Hal ini dibahas dalam pertemuan antara Menteri Kebudayaan Indonesia Fadli Zon dan tim restorasi dari Archaeological Survey of India (ASI) di Kompleks Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Pertemuan tersebut menjadi langkah lanjutan dari kolaborasi kedua negara dalam konservasi situs bersejarah, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk menjaga salah satu kawasan warisan budaya terpenting di Asia Tenggara.

Prambanan sebagai Lanskap Budaya yang Terhubung

Dalam pertemuan itu, Fadli Zon menekankan bahwa upaya pelestarian Prambanan tidak dapat dilakukan secara terpisah dari situs-situs candi lain di sekitarnya. Kawasan ini, menurutnya, merupakan bagian dari lanskap budaya yang lebih luas yang mencerminkan pertemuan tradisi Hindu dan Buddha di Nusantara.

Ia menjelaskan bahwa kompleks Prambanan memiliki keterkaitan historis dan arsitektural dengan Candi Sewu dan Candi Plaosan, sehingga pendekatan konservasi perlu mempertimbangkan keseluruhan ekosistem budaya tersebut.

“Prambanan bukan kompleks yang berdiri sendiri. Ia merupakan bagian dari lanskap budaya yang lebih luas bersama Sewu dan Plaosan. Karena itu, upaya konservasi harus memulihkan bangunan candi sekaligus menjaga keseluruhan ekosistem budaya di kawasan tersebut,” ujar Fadli Zon.

Metode Anastylosis dan Tantangan Restorasi

Setelah melakukan kunjungan lapangan awal, tim ASI menilai bahwa sejumlah candi perwara di kompleks Prambanan memerlukan konservasi lanjutan. Salah satu metode yang direncanakan adalah anastylosis, teknik restorasi yang menyusun kembali bangunan menggunakan batu asli yang ditemukan di lokasi.

TMT Finance APAC 2026: Lintasarta Dorong Investasi Infrastruktur AI untuk Indonesia
Dugaan Atensi Rp5 Juta per Bulan, Bayang-bayang Perlindungan Aparat di Balik Ramainya Sanbar Canggu yang Langgar Sempadan Pantai
Suplai Beton WSBP untuk Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi Paket 3 Mendekati Rampung, Jelang Mudik Lebaran 2026
Gus Yasin Ingin Wartawan Jadi Pelopor Persatuan dan Bersinergi Bangun Jateng

Melalui metode ini, struktur candi direkonstruksi sebanyak mungkin menggunakan material asli, sementara batu baru hanya ditambahkan secara terbatas untuk memastikan stabilitas bangunan.

Namun proses tersebut tidak lepas dari tantangan. Tim ASI mencatat bahwa banyaknya batu arsitektural yang tersebar di area situs membuat proses identifikasi menjadi kompleks. Setiap batu harus didokumentasikan dengan teliti untuk menentukan asalnya sebelum dapat dipasang kembali pada struktur yang tepat.

Karena itu, tahap awal restorasi akan difokuskan pada dokumentasi menyeluruh terhadap struktur candi dan komponen batu sebelum keputusan restorasi final diambil.

Proyek Percontohan Restorasi

Sebagai langkah awal, ASI mengusulkan proyek percontohan restorasi pada satu atau dua candi perwara. Proyek ini diharapkan dapat membantu menentukan metode kerja yang paling efektif sebelum restorasi dilakukan pada skala yang lebih luas.

Tim ASI yang dipimpin oleh Additional Director General Janhvij Sharma memaparkan rencana restorasi tersebut secara langsung kepada Menteri Kebudayaan Indonesia serta meminta arahan terkait pendekatan konservasi yang akan diterapkan di kawasan Prambanan.

“Selama ribuan tahun, India dan Indonesia terhubung bukan hanya melalui perdagangan dan ekonomi, tetapi juga melalui budaya yang hidup dan terus beresonansi dari timur hingga barat,” ujar perwakilan ASI.

Ia menambahkan bahwa tim ASI yang berada di Indonesia saat ini juga terus bekerja untuk mendukung pemulihan berbagai situs warisan dunia.

“Tim kami di Indonesia telah bekerja dengan tekun untuk membantu memulihkan lebih banyak situs Warisan Dunia,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Fadli Zon menyampaikan bahwa Indonesia memiliki dokumentasi historis yang cukup lengkap mengenai kawasan candi tersebut. Dokumentasi ini diharapkan dapat menjadi sumber penting bagi tim restorasi dalam merancang proses pemulihan struktur candi secara akurat.

Kolaborasi Internasional untuk Warisan Dunia

Pemerintah Indonesia menyatakan terbuka terhadap kerja sama internasional yang dapat memperkuat upaya konservasi situs warisan budaya, khususnya di kawasan Prambanan yang merupakan salah satu situs bersejarah paling penting di Indonesia.

Fadli Zon juga menyoroti potensi pemanfaatan teknologi modern dalam proses konservasi. Menurutnya, pendekatan digital termasuk kecerdasan buatan dapat membantu proses identifikasi serta penyusunan kembali batu-batu candi yang tersebar di lokasi.

“Pemanfaatan teknologi, termasuk pendekatan digital dan kecerdasan buatan, dapat membantu mengidentifikasi serta menyusun kembali komponen batu candi secara lebih akurat,” ujarnya.

Melalui kerja sama restorasi ini, kedua negara berharap dapat memperkuat pelestarian warisan budaya yang tidak hanya bernilai sejarah, tetapi juga menjadi simbol hubungan panjang antara India dan Indonesia.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article BRI Jakarta Kalimalang Salurkan “Berkah Ramadhan” Bagi Pedagang Pasar Inpres Pondok Bambu
Next Article BRI BO Jakarta Tanjung Priok Sukses Gelar Layanan Penukaran Uang SERAMBI 2026
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
SMSI Jateng Gelar Konsolidasi Karesidenan Semarang, Jayanto Tekankan Kekompakan dan Profesionalisme
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Jiyanto Serukan Pengurus KSB SMSI Solo Raya harus Tetap Solid dan Hadir pada Pelantikan di Hotel Amantis Demak
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Peringati Hari Tani Nasional, Linknet Tanam Ribuan Pohon Bersama Petani Hutan
Warsito Pastikan Seluruh Pengurus SMSI Solo Raya Hadir pada Pelantikan 5 Oktober di Demak
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?