Senin, 14 Sep 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaDaerah

Salatiga “Hati Beriman” Diterpa Isu Peternakan Anjing Ilegal Milik Istri Wali Kota, Warga Resah Bau dan Gonggongan Malam Hari

Berita Istana
Last updated: Kamis, 10 Juli 2025 00:38 12:38:29 am
By Berita Istana
Share
3 Min Read
Foto ilustrasi Google
Foto ilustrasi Google
SHARE
Foto ilustrasi Google
Foto ilustrasi Google

SALATIGA – Kota kecil berhawa sejuk yang dikelilingi Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, dan perbukitan indah ini menyimpan kisah yang jauh dari suasana damai. Di tengah slogan “Hati Beriman” dan semangat “Bergerak Berdaya”, sejumlah warga justru mengeluhkan gangguan dari sebuah peternakan anjing yang diduga milik istri Wali Kota Salatiga.(Kamis 10 Juli 2025).

Peternakan yang berada di kawasan Perum Klasemen Hijau, Kelurahan Mangunsari, Kecamatan Sidomukti, menuai sorotan karena bau menyengat, kebisingan gonggongan anjing di malam hari, dan bulu berterbangan yang mengganggu kenyamanan warga sekitar.

Aduan resmi telah disampaikan warga sejak 19 Juli 2024 kepada Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga, Pj Wali Kota, Sekretaris Daerah, hingga Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda. Laporan tertulis bahkan sudah tercatat dalam dokumen Nomor 600.4.16.1/162 tanggal 7 Januari 2025. Namun, hingga pertengahan 2025, belum ada tindakan nyata dari pihak pemilik usaha.

Menurut informasi yang diterima dari sumber terpercaya, jumlah anjing yang dipelihara mencapai 32 ekor, dengan aktivitas jual beli anjing mencapai tiga ekor per bulan. Kegiatan tersebut juga dilakukan secara terbuka di media sosial, termasuk promosi hingga sempat memasang paranet di pagar, yang kini sudah terlepas.

Beberapa warga terdampak, di antaranya Hery Cahyadi, Adi, Heri Nugroho, dan Maman, mengaku merasa tidak nyaman karena kandang anjing yang menempel dengan rumah mereka kerap menimbulkan kebisingan dan bau yang menusuk hidung. “Malam hari kami tidak bisa tidur nyenyak karena lolongan anjing terus-menerus. Sangat mengganggu,” keluh salah satu warga.

Sementara itu, Warsito, salah satu tokoh masyarakat setempat, mengecam keras bila benar usaha peternakan anjing tersebut terkait dengan keluarga pejabat kota. “Jangan sampai slogan kota kita yang religius dan berbudaya ini tercoreng oleh aktivitas usaha yang menimbulkan keresahan. Jika benar itu milik istri Wali Kota, tentu sangat kami sayangkan,” ujarnya.

BRI BO Kramat Jati Hadirkan Pengalaman Berkesan di Hari Pelanggan Nasional
Semangat HUT Kemerdekaan RI ke-81, Insan KAI Daop 2 Bandung Perkuat Kekompakan dan Komitmen Hadirkan Perjalanan KA Aman, Nyaman, dan Tepat Waktu
AXIS Bersama EVOS Ramaikan Roblox Lewat Aktivasi #RamadanKitaBeda di Map Indo Chat
Bisnis B2B Makin Butuh Agency Spesialis: Uraga Digital Agency Jawab Kebutuhan Pasar

Kota Salatiga dikenal luas dengan slogan “Hati Beriman”, akronim dari Sehat, Tertib, Bersih, Indah, dan Aman, serta tagline terbaru “Bergerak Berdaya” sebagai cerminan kota yang inklusif dan adaptif. Namun, peristiwa ini berpotensi mencoreng citra kota yang selama ini juga menyandang predikat Kota Toleran, Kota Gastronomi, dan Kota Olahraga.

Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Pemkot Salatiga maupun dari pihak yang disebutkan memiliki keterkaitan dengan peternakan tersebut. Redaksi akan terus berupaya mendapatkan klarifikasi untuk menghadirkan pemberitaan yang berimbang dan adil.

Catatan Redaksi: Berita ini masih dalam proses verifikasi lebih lanjut. Kami membuka ruang klarifikasi bagi pihak-pihak yang disebut dalam pemberitaan guna menjaga keberimbangan informasi.(iTO)

TAGGED:BERITA ISTANA JATENGBERITA ISTANA SALATIGA
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
What do you think?
Love0
Sad0
Happy0
Sleepy0
Angry0
Dead0
Wink0
Cry0
Previous Article KPK Akan Jadwalkan Panggilan Anggota DPRD Pasuruan Terkait Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim
Next Article Tilep Uang Honor RT, Bendahara Desa Sanggung Sukoharjo Ditahan Kejaksaan
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru
FLOQ Buka Peluang Pengguna Dapat Tiket Konser Kanye West di Jakarta
Berita Istana
Tips Menabung DP Mobil Pertama di Usia 30 Tahun
Berita Istana
Barantum CRM Hadirkan Fitur Broadcast dan AI Agent untuk Channel Lainnya
Berita Istana
Abu Vulkanik Sampai Jakarta, Warga Tak Perlu Cemas Soal Kualitas Air PAM JAYA
Berita Istana
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir
©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana. Design by ADJDEV
Welcome
Username or Email Address
Password

Lost your password?