Minggu, 14 Jun 2026
BERITA ISTANA
  • Berita Istana
  • TNI & POLRI
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • E-Catalogue
  • PT. BERITA ISTANA NEGARA
    • Redaksi
    • Tentang Kami
    • Pedoman
    • Kontak kami
    • Karir
My News
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
BERITA ISTANABERITA ISTANA
Font ResizerAa
  • Berita Istana
  • Budaya
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Sport
  • TNI & POLRI
Search
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak kami
  • Karir
Follow US
Berita IstanaPT. BERITA ISTANA NEGARA

Benarkah? Polres dan Bupati Grobogan Incar Pimred Indonesia Maju sebagai Target!

Berita Istana
Last updated: Rabu, 17 September 2025 07:48 7:48:53 am
By Berita Istana
Share
4 Min Read
SHARE

Grobogan – Sebuah video rekaman percakapan dua orang pria yang beredar di media sosial menimbulkan kehebohan publik di Grobogan. Percakapan melalui aplikasi WhatsApp tersebut menyebut nama FQ, Pemimpin Redaksi Media Indonesia Maju, sebagai sosok yang disebut “sudah diincar” dan “dibunderi” oleh pihak Polres maupun Bupati Grobogan.

Dalam percakapan itu, si A adalah Aris Jon yang diketahui warga Grobogan menyampaikan bahwa FQ dianggap sebagai orang baru yang kerap membuat resah dan sudah “di kotak karo cah-cah Polres.” Sementara si B menimpali dengan menyebut berita yang diterbitkan hanyalah opini, bahkan mengancam akan membuat laporan ke Dewan Pers. Tidak hanya itu, si B juga menyinggung soal bupati yang merasa “diincar” karena setiap kegiatan pemberian selalu diviralkan FQ di TikTok.

Video berdurasi singkat itu menjadi viral lantaran isi percakapan menuding adanya rencana untuk menekan dan menjebak seorang jurnalis. FQ sendiri selama ini dikenal sebagai wartawan yang menolak menerima uang dari pihak-pihak tertentu, meski kerap “dipancing” agar mau bekerjasama.

Tanggapan Pimpinan Media, Menanggapi isu tersebut, Warsito selaku Direktur Utama PT Berita Istana Negara yang menaungi 18 media online angkat bicara.

“Kami tegaskan kepada semua instansi pemerintah maupun pengusaha ilegal di wilayah Grobogan, kalau memang kalian tidak punya kesalahan, kenapa harus takut dengan media? Mengapa harus ada rekayasa untuk menjebak rekan kami jurnalis?” tegas Warsito.

Suasana Cerah, Jawa Tengah Menjadi Saksi Pengambilan Sumpah Para Advokat
Program Ilmu Komunikasi BINUS University Raih Peringkat Pertama di Indonesia Versi SCImago
Harga Emas Masih Lesu, Analis Dupoin Futures Prediksi Turun ke 4.446
Polres Jepara Gelar Panen Raya Jagung Kuartal III di Desa Dorang, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Ia juga mempertanyakan, apakah percakapan yang mencatut nama Polres Grobogan dan Bupati Grobogan itu dapat dipertanggungjawabkan atau hanya akal-akalan dari pihak tertentu.

READ  Squad Nusantara DPC Grobogan Bentuk Posko Aduan, Bongkar Dugaan Mafia di BKK Purwodadi

“Profesi pers jelas dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Rekan-rekan kami sudah bekerja sesuai kode etik jurnalistik, menggunakan prinsip 5W+1H. Justru yang sering kami temui, para pelaku pungli, korupsi, mafia tambang ilegal, dan penyalahgunaan BBM subsidi merengek-rengek meminta berita diturunkan atau di-takedown,” tambahnya.

Warsito menegaskan, setiap upaya bujuk rayu maupun ancaman terhadap jurnalis justru membuktikan adanya ketakutan dari pihak-pihak yang ingin menutupi praktik ilegal mereka.

Percakapan Terkait dengan Pemberitaan Warga Swadaya, Sebelum percakapan itu viral, media sempat menurunkan berita terkait aksi swadaya warga Kampung Lor, Desa Curug, Kecamatan Tegowanu, Grobogan. Warga secara mandiri mengumpulkan iuran untuk memperbaiki jalan desa yang rusak parah akibat banjir Ramadan lalu.

Koordinator lapangan, Nur Khotib, menjelaskan bahwa perbaikan jalan sepanjang 128,15 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 12 sentimeter itu dilakukan sepenuhnya dengan dana dan tenaga masyarakat.

“Dana dikumpulkan dari iuran sukarela warga, mulai Rp20 ribu hingga Rp3 juta. Ada juga yang menyumbang semen, pasir, dan kerikil,” ungkapnya.

Sutomo, warga setempat, menyuarakan kekecewaannya kepada pemerintah desa.

“Sudah bertahun-tahun kami minta agar jalan diperbaiki, tapi tidak pernah direspons. Begitu kami swadaya, baru pemerintah desa sibuk datang,” keluhnya.

Kritik dan Harapan; Pantauan di lokasi menunjukkan warga bergotong royong melakukan pengecoran dengan alat seadanya. Meski tanpa tulangan besi karena keterbatasan biaya, warga tetap berharap jalan itu bisa memperlancar akses mereka sehari-hari.

“Harapan kami jalan ini bisa lebih baik, dan semoga memotivasi warga lain untuk membangun daerahnya tanpa harus selalu mengandalkan dana desa,” pungkas Nur Khotib.

Isu terkait rekaman percakapan yang mencatut nama aparat dan pejabat Grobogan kini menjadi sorotan publik. Apakah benar ada upaya sistematis untuk menekan jurnalis atau sekadar provokasi, publik menanti kejelasan dan pertanggungjawaban dari pihak-pihak yang disebut.(iTO)

READ  OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap

Akun TikTok Indonesia Maju

TAGGED:BERITA ISTANA GROBOGAN
Share This Article
Facebook Pinterest Whatsapp Whatsapp Telegram Email Copy Link Print
Previous Article Pejabat Kampar Tersandung Aturan? Proyek Taman Kota Bangkinang Disorot Melanggar UU Aset
Next Article PGRI Sumenep, Gelar Audiensi ke Kantor DPRD Disambut Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumenep Dr. Asy’ari Muthar M.Fill
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -
Kunjungi adjdev.web.id
Terbaru
KA Srilelawangsa Layani 1,78 Juta Penumpang Selama Januari–Mei 2026
Featured
FLOQ: Geopolitik Timur Tengah dan Arus Keluar ETF Kripto Berpotensi Menentukan Arah Bitcoin pada Juni 2026
Featured
KLB Uji Coba LRT Jabodebek Mulai Dimanfaatkan Pengguna pada Jam Sibuk Pagi
Featured
Solid di Tengah Gejolak, Kinerja Grup MIND ID Melampaui Ekspektasi Pasar
Featured
Populer
Polemik Tambang Ilegal dan Sengketa Hak Waris di Cepogo Boyolali, Diduga Libatkan Oknum DPRD Fraksi Golkar
Berita Istana PT. BERITA ISTANA NEGARA
OTT Polres Grobogan: Dua Oknum Mengaku Wartawan Peras Perangkat Desa, Satu Ditangkap
Berita Istana Budaya
Warga Desa Sigit Tangen Dihebohkan Harga Pupuk Subsidi Rp160 Ribu, Kadus dan Kades Terlibat Diduga Persulit Penyaluran
Berita Istana
Anak SD di Sine Sragen Menjadi Korban Pemerkosaan, Polres Belum Ambil Tindakan
Berita Istana TNI & POLRI

You May also Like

Berita Istana

Memahami Transformasi Global dan Penguatan Literasi Digital Bersama Bittime

Senin, 16 Maret 2026 10:57
Berita Istana

10 Ribu Masyarakat di 4 Kecamatan Tolak Keras Surat Edaran Gubernur Jawa Barat!

Senin, 29 September 2025 15:13
Berita IstanaTNI & POLRI

Perang di Timur Tengah: Seruan Keadilan dan Perdamaian dari Indonesia

Senin, 2 Maret 2026 21:38
Berita Istana

850 Beauty Enthusiasts Ramaikan Glow Fest 2.0 by Geng Glowing

Rabu, 25 Maret 2026 10:05
Show More
  • More News:
  • BERITA ISTANA SRAGEN
  • BERITA ISTANA JAKARTA
  • BERITA ISTANA JATENG
  • PPWI JATENG
  • BERITA ISTANA PASURUAN
  • BERITA ISTANA JATIM
  • BERITA ISTANA KALBAR
  • BERITA ISTANA RIAU
  • BERITA ISTANA GROBOGAN
  • PPWI PUSAT
  • BERITA ISTANA POLDA JATENG
  • BERITA ISTANA SEMARANG
  • BERITA ISTANA BOYOLALI
  • BERITA ISTANA POLRES SRAGEN
  • BERITA ISTANA PAPUA
  • BERITA ISTANA SOLO
  • BERITA ISTANA KARANGANYAR
  • BERITA ISTANA BALI
  • BUPATI SRAGEN
  • BERITA ISTANA JABAR
BERITA ISTANA

Dikelola oleh:

BIRO PERS, MEDIA, DAN INFORMASI SEKRETARIAT BERITA ISTANA
Rejosari RT 003/00, Gilirejo Baru, Miri, Sragen, Jawa Tengah, Indonesia Kode Pos 57276

Email: ptberitaistananegara@gmail.com redaksiistananegara@gmail.com
Telepon: +62 852-5751-5757

Youtube X-twitter Whatsapp Tiktok Tiktok

About Company

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak kami
  • Pedoman
  • Karir

©2018 Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Berita Istana.
Design by ADJDEV

Welcome to Foxiz
Username or Email Address
Password

Lost your password?